Pebulu Tangkis Malaysia Akui Anthony Ginting Punya Suatu Keistimewaan

Kompas.com - 25/10/2019, 09:30 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting melawan tunggal putra Thailand, Kantaphon Wangcharoen dalam babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, kompleks GBK, Jakarta, Kamis (18/7/2019). Anthony Ginting kalah dengan skor 20-22 21-11 19-21. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting melawan tunggal putra Thailand, Kantaphon Wangcharoen dalam babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, kompleks GBK, Jakarta, Kamis (18/7/2019). Anthony Ginting kalah dengan skor 20-22 21-11 19-21.
|

KOMPAS.com – Pebulu tangkis asal Malaysia, Lee Zin Jia, menilai Anthony Ginting memiliki sesuatu yang istimewa.

Pernyataan tersebut dia utarakan seusai melawan Anthony Ginting dalam ajang French Open 2019.

Lee Zin Jia menelan kekalahan dua gim dengan skor 16-21, 8-21 dalam tempo yang singkat, yakni 29 menit atas Anthony Ginting di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Perancis, Selasa (22/10/2019).

Lee memang datang ke turnamen BWF World Tour Super 750 di Perancis dengan bekal yang kurang baik.

Baca juga: Denmark Open 2019, Anthony Ginting Kecewa Melenceng dari Target

Satu pekan sebelum mengikuti French Open 2019, Lee sudah lebih dulu menelan kekalahan dini pada Denmark Open 2019.

Pada turnamen BWF World Tour Super 750 di Negeri Dongeng itu, Lee juga sudah angkat kaki pada babak pertama setelah ditundukkan Chen Long dari China.

Alhasil, rapor Lee pada dua turnamen terakhir yang berlangsung di Eropa menjadi 0-2 alias tanpa kemenangan.

"Anthony bermain lebih baik daripada saya. Mulai dari pengalaman dan kemampuan, dia jelas memiliki keunggulan," ucap Lee, dikutip BolaSport dari The Star.

"Saya sudah tahu sejak awal kalau dia adalah lawan yang berat untuk dikalahkan. Dia sudah pernah mengalahkan Kento Momota beberapa kali, jadi ada sesuatu yang istimewa dari dia," kata Lee lagi.

Baca juga: Anthony Ginting Langsung Tersingkir dari Denmark Open 2019

Kendati gagal menuai hasil positif pada dua turnamen seri Eropa, Lee Zii Jia menolak untuk patah arang.

Pemain yang diharapkan mampu menjadi suksesor Lee Chong Wei itu bertekad untuk tampil lebih baik pada Fuzhou China Open 2019.

"Bukan hasil yang saya inginkan dalam dua pekan terakhir, tetapi saya harus terus melanjutkan perjuangan," ucap dia.

"Saya punya beberapa hari untuk berlatih dan menemukan irama permainan saya saat kembali ke Malaysia. Semoga saya dapat kembali dengan kuat di China," kata Lee menambahkan.

Saat ini, Lee Zii Jia terbilang sudah on-track dengan misinya untuk menjadi suksesor legenda bulu tangkis negeri jiran, Lee Chong Wei.

Meski belum pernah meraih gelar juara pada tahun ini, Lee sekarang sudah menempati peringkat ke-14 dunia.

Pencapaian terbaik pemain berusia 21 tahun itu adalah menjadi semifinalis pada Thailand Open 2019. (Diya Farida Purnawangsuni )



Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X