Perankan Sosok Ardy Wiranata, Eks Atlet Ini Sampai Harus ke Kanada

Kompas.com - 17/10/2019, 19:10 WIB
Nathaniel Sulistyo berpose saat media visit promo film Susi Susanti: Love All di Redaksi Kompas.com, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (17/10/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGNathaniel Sulistyo berpose saat media visit promo film Susi Susanti: Love All di Redaksi Kompas.com, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (17/10/2019).

KOMPAS.com - Pemeran sosok Ardy Wiranata dalam film Susi Susanti: Love All, Nathaniel Sulistyo, mengaku sampai harus pergi ke Kanada untuk mendalami perannya.

Nathaniel terpaksa harus berangkat ke Calgary, Kanada untuk bertemu langsung dengan Ardy Wiranata yang notabene merupakan legenda bulu tangkis Indonesia.

Setelah pensiun dari bulu tangkis, Ardy Wiranata memang sudah jarang di Indonesia. Kini, dia menetap di Kanada bersama keluarganya.

Baca juga: Nathaniel Sulistyo, Mantan Pebulu Tangkis yang Kini Beralih Jadi Aktor

Ketika bertemu dengan Ardy, Nathaniel pun mendapat banyak masukan dari sang legenda untuk perannya di film Susi Susanti: Love All.

"Saya ke Kanada, langsung ke tempat latihannya Koh Ardy. Kalau sesama Indonesia kan pasti lebih membaur, ya. Nah, dari situ saya jadi lebih mengenal sosok Ardy Wiranata," kata Nathaniel kepada Kompas.com, Kamis (17/10/2019).

Latar belakangnya sebagai mantan pebulu tangkis profesional membuat Nathaniel tak terlalu kesulitan mendalami peran Ardy Wiranata.

Secara teknik bulu tangkis, Nathaniel tahu apa yang harus diperagakan dalam film Susi Susanti: Love All. 

"Paling saya deg-degannya pas syuting, karena saya belum punya pengalaman di dunia akting dan semacamnya."

"Untungnya para pemain film yang lain asyik-asyik dan saling membantu. Jadi saya merasa nyaman juga saat syuting," ucap Nathaniel.

Setelah proses syuting film rampung, Nathaniel menghubungi kembali Ardy Wiranata melalui saluran telepon video.

Nathaniel hanya ingin memastikan apakah aktingnya sudah cukup bagus di mata Ardy.

"Setelah filmnya beres, saya tanya-tanya ke Koh Ardy, apakah ada yang harus ditambahi dan sebagainya," kata Nathaniel.

"Tapi Koh Ardy kemudian bilang bahwa dia sudah percaya ke saya. Kebetulan Koh Ardy itu orangnya memang ramah."

Ardy Wiranata sendiri dikenal sebagai pebulu tangkis tunggal putra Indonesia era 80-90an yang sukses merengkuh berbagai gelar bergengsi.

Baca juga: Awal Tercetusnya Ide Pembuatan Film Susi Susanti: Love All

Prestasi yang diraih Ardy di antaranya Piala Thomas 1994 dan 1996, medali perak Olimpiade, medali emas Asian Games, 2 medali emas SEA Games, dan masih banyak lagi.

Setelah pensiun pada 1998, Ardy diketahui sempat menangani tim bulu tangkis Amerika Serikat hingga 2001.

Ia kemudian melatih tim bulu tangkis Kanada hingga tahun 2010, dan kini sudah menjadi warga negara Kanada.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Klasemen SEA Games 2019, Indonesia Naik ke Peringkat Ke-2

Update Klasemen SEA Games 2019, Indonesia Naik ke Peringkat Ke-2

Olahraga
Pesan Aji Santoso untuk Gelandang Timnas U23 yang Jadi Top Skor SEA Games 2019

Pesan Aji Santoso untuk Gelandang Timnas U23 yang Jadi Top Skor SEA Games 2019

Liga Indonesia
Aldila Sutjiadi Persembahkan Emas Pertama Tenis di SEA Games 2019

Aldila Sutjiadi Persembahkan Emas Pertama Tenis di SEA Games 2019

Olahraga
PSS Sleman Vs Persib Bandung, Maung Bandung Fokus Pulihkan Mental

PSS Sleman Vs Persib Bandung, Maung Bandung Fokus Pulihkan Mental

Liga Indonesia
Tenis, Pentathlon, dan Menembak Tambah Koleksi Emas Indonesia di SEA Games 2019

Tenis, Pentathlon, dan Menembak Tambah Koleksi Emas Indonesia di SEA Games 2019

Olahraga
Strategi Persib Hindari Efek Domino Jadwal Padat Kompetisi

Strategi Persib Hindari Efek Domino Jadwal Padat Kompetisi

Liga Indonesia
SEA Games 2019, Agus Prayogo Bersyukur Sumbang Emas untuk Indonesia

SEA Games 2019, Agus Prayogo Bersyukur Sumbang Emas untuk Indonesia

Olahraga
Miroslav Klose, Catatan Karier Gemilang Sang Legenda Jerman

Miroslav Klose, Catatan Karier Gemilang Sang Legenda Jerman

Bundesliga
Ada Rasa Trauma Saat Irfan Jaya Cetak Gol

Ada Rasa Trauma Saat Irfan Jaya Cetak Gol

Liga Indonesia
Barito Putera Vs Semen Padang, Laskar Antasari Butuh 3 Poin Lagi untuk Bertahan di Liga 1

Barito Putera Vs Semen Padang, Laskar Antasari Butuh 3 Poin Lagi untuk Bertahan di Liga 1

Liga Indonesia
Indonesia Vs Myanmar, Zulfiandi Ungkap Titik Berbahaya dari Sang Lawan

Indonesia Vs Myanmar, Zulfiandi Ungkap Titik Berbahaya dari Sang Lawan

Liga Indonesia
SEA Games 2019, Tekad Ruselli Raih Medali Pertamanya

SEA Games 2019, Tekad Ruselli Raih Medali Pertamanya

Olahraga
David Moyes Bukan Satu-satunya Kandidat Pelatih Baru Everton

David Moyes Bukan Satu-satunya Kandidat Pelatih Baru Everton

Liga Inggris
Akira Nishino Ungkap Penyebab Timnas Thailand Gagal di SEA Games 2019

Akira Nishino Ungkap Penyebab Timnas Thailand Gagal di SEA Games 2019

Liga Indonesia
Jadwal Badminton SEA Games 2019, 2 Wakil Indonesia Masih Berburu Tiket Perempat Final

Jadwal Badminton SEA Games 2019, 2 Wakil Indonesia Masih Berburu Tiket Perempat Final

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X