Pelatih Keturunan Indonesia Berpeluang Jadi Penerus Pep Guardiola

Kompas.com - 30/09/2019, 18:32 WIB
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengangkat Piala FA usai laga final Man City Vs Watford di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (18/5/2019). AFP/DANIEL LEAL-OLIVASManajer Manchester City, Pep Guardiola, mengangkat Piala FA usai laga final Man City Vs Watford di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (18/5/2019).

KOMPAS.com - Sejak menangani Manchester City dari tahun 2016, Pep Guardiola sudah mencetak banyak rekor bersama tim berjuluk The Citizens tersebut.

Di Liga Inggris misalnya, musim 2017/2018, Pep Guardiola berhasil membawa Manchester City mengumpulkan 100 poin dan menjuarai liga domestik tersebut.

Pada musim yang sama, pelatih asal Spanyol tersebut juga mencatatkan 18 kemenangan beruntun.

Itu merupakan rekor kemenangan panjang bagi The Citizens dalam sejarah.

Baca juga: Hasil Liga Inggris, Leicester Terus Tempel Manchester City

Musim berikutnya, Manchester City juga masih kokoh menjadi juara Liga Inggris dengan 98 poin.

Bersamaan dengan musim tersebut, Guardiola juga membawa Manchester City memenangi Piala FA, dan Piala Liga Inggris.

Tahun ini, Manchester City masih berebut trofi bergengsi liga kasta tertinggi Inggris bersaing dengan Liverpool, meski saat ini harus berjuang lebih keras karena terpaut lima poin dengan pemuncak klasemen sementara, Liverpool.

Namun, kebersamaan Man City dengan Pep Guardiola tentu tak bisa bertahan selamanya.

Baca juga: Pep Guardiola Bicara soal Man City Tertinggal 5 Angka dari Liverpool

Ada masa saat Pep Guardiola tak menjadi pelatih tim Manchester Biru.

Dilansir BolaSport.com dari Mirror, Man City telah menyiapkan rencana mengatasi hal tersebut.

Man City telah menyiapkan seorang pelatih keturunan Indonesia yang akan menjadi pengganti Guardiola.

Pria tersebut adalah Giovanni van Bronckhorst, mantan pesepak bola timnas Belanda.

Van Bronckhorst memiliki darah Indonesia dari sang ibu, Fransien Sapulette, yang berasal dari Maluku.

Baca juga: Pelatih Keturunan Indonesia Ingin Latih Newcastle United

Sementara itu, ayah Van Bronckhorst, Victor van Bronckhorst, merupakan keturunan Belanda dan Indonesia.

Masih dari Mirror, Van Bronckhorst telah menghabiskan satu bulan untuk bekerja di balik layar bersama Man City.

Pelatih Feyenoord,  Giovanni van Bronckhorst.SERGEI SUPINSKY/AFP Pelatih Feyenoord, Giovanni van Bronckhorst.

The Citizens dikabarkan melakukan kerja sama demi perkembangan karier Van Bronckhorst, dan menjadi kandidat penerus Pep Guardiola.

Kontrak Guardiola akan berakhir pada musim panas 2021.

Baca juga: Man United Vs Arsenal, Laga Spesial bagi Unai Emery

Sebelum kontrak itu berakhir, Van Bronckhorst akan diberi kesempatan mengenal Man City lebih jauh dan tetap dipertahankan jika cukup baik.

Saat ini ia telah bekerja dengan Brian Marwood, seorang yang memiliki pengaruh di Man City.

Van Bronckhorst mendapat kesempatan menambah wawasan lebih dalam tentang Man City hingga soal kepelatihan klub.

Sebagai seorang pelatih, Van Bronckhorst dulunya merupakan seorang pesepak bola.

Berposisi sebagai bek kiri, dia pernah bermain untuk klub-klub besar seperti Feyenoord, Arsenal, hingga Barcelona. (Pradipta Indra Kumara)

Baca juga: Man United Vs Arsenal, Mengenang Insiden Sepatu Melayang untuk Beckham

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BWF World Tour Finals 2019, Antusiasme Greysia Polii/Apriyani Rahayu

BWF World Tour Finals 2019, Antusiasme Greysia Polii/Apriyani Rahayu

Olahraga
Drawing AFC Cup 2020, PSM Makassar Berada di Grup H Jika Lolos Play-off

Drawing AFC Cup 2020, PSM Makassar Berada di Grup H Jika Lolos Play-off

Internasional
PSSI Gerak Cepat Jadikan Shin Tae-yong sebagai Pelatih Timnas Indonesia

PSSI Gerak Cepat Jadikan Shin Tae-yong sebagai Pelatih Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Ajax Vs Valencia, Los Che Dinilai Sudah Lakukan Keajaiban

Ajax Vs Valencia, Los Che Dinilai Sudah Lakukan Keajaiban

Liga Champions
BWF World Tour Finals 2019, Drama Rubber Game, Anthony Ginting Kalah

BWF World Tour Finals 2019, Drama Rubber Game, Anthony Ginting Kalah

Olahraga
Final SEA Games 2019, Apakah Lawan Sengaja Mencederai Evan Dimas?

Final SEA Games 2019, Apakah Lawan Sengaja Mencederai Evan Dimas?

Liga Indonesia
Link Live Streaming Persela Vs PSS Sleman, Kic-koff 15.30 WIB

Link Live Streaming Persela Vs PSS Sleman, Kic-koff 15.30 WIB

Liga Indonesia
BWF World Tour Finals 2019, Hendra/Ahsan Atasi Wakil Malaysia

BWF World Tour Finals 2019, Hendra/Ahsan Atasi Wakil Malaysia

Olahraga
Final SEA Games 2019, Orangtua Evan Dimas Sempat Khawatir

Final SEA Games 2019, Orangtua Evan Dimas Sempat Khawatir

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Garuda Muda Dinilai Sudah Lebih Baik

Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Garuda Muda Dinilai Sudah Lebih Baik

Liga Indonesia
Persela Vs PSS Sleman, Tuan Rumah Tanpa 2 Stopper Andalan

Persela Vs PSS Sleman, Tuan Rumah Tanpa 2 Stopper Andalan

Liga Indonesia
Inter Milan Gagal Lolos 16 Besar, Luke Shaw Sindir Romelu Lukaku

Inter Milan Gagal Lolos 16 Besar, Luke Shaw Sindir Romelu Lukaku

Liga Champions
BWF World Tour Finals 2019, Praveen/Melati Ingin Jaga Momentum

BWF World Tour Finals 2019, Praveen/Melati Ingin Jaga Momentum

Olahraga
Borneo FC Vs Persib, Terens Puhiri Ingin Menangi Laga Kandang Terakhir

Borneo FC Vs Persib, Terens Puhiri Ingin Menangi Laga Kandang Terakhir

Liga Indonesia
Persebaya Vs Arema FC, Bajul Ijo Tak Mau Jemawa di Derbi Jatim

Persebaya Vs Arema FC, Bajul Ijo Tak Mau Jemawa di Derbi Jatim

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X