Kompas.com - 15/09/2019, 18:25 WIB
Batu yang memecahkan kaca bus para pemain Persib Bandung usai laga versus PS Tira Persikabo di Stadion Pakansari, 14 September 2019. DOK. MEDIA PERSIBBatu yang memecahkan kaca bus para pemain Persib Bandung usai laga versus PS Tira Persikabo di Stadion Pakansari, 14 September 2019.

KOMPAS.com - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, meminta kepada bobotoh (suporter Persib) untuk tidak terprovokasi dengan tragedi pelemparan batu oleh sekelompok massa tak dikenal.

Insiden pelemparan batu terhadap bus pemain Persib terjadi setelah pertandingan melawan PS Tira di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/9/2019).

Ketika akan menuju ke gerbang tol Sentul, bus yang ditumpangi pemain dan ofisial diserang oleh lemparan batu.

Baca juga: Insiden Pelemparan Bus Persib, Pihak PS Tira Persikabo Minta Maaf

 

Dua pemain Persib, Omid Nazari dan Febri Hariyadi, pun menjadi korban atas penyerangan itu.

"Cukup, jangan ada saling balas karena tidak akan ada ujungnya. Jangan dibalas, biarkan saja. Biar yang jahat sama kita menjadi malu," ujar Umuh seperti dikutip di situs resmi klub, Minggu (15/9/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya sebetulnya tidak menduga kejadian ini. Namanya orang jahat, pasti selalu ada cara untuk membuat celaka orang," kata Umuh.

Umuh menyayangkan aksi sekelompok massa tak dikenal yang melakukan pelemparan batu terhadap bus Persib.

Ia juga menyesalkan kinerja panitia pelaksana pertandingan yang tidak bisa mengantisipasi dan melakukan pengamanan terhadap tim tamu.

"Harusnya panpel yang lebih aktif dan cekatan meminta (penambahan personel pengamanan). Selanjutnya silakan saja tanyakan ke panpel," ujar Umuh.

Omid Nazari mengalami luka cukup serius, bahkan ia harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penangan medis.

Sementara itu, Febri Hariyadi, seperti dalam unggahan Instagram resmi Persib, pelipisnya mengeluarkan darah.

Baca juga: Persipura Vs Persela, 2 Gol Titus Bonai Menangkan Mutiara Hitam

Pemain Persib lainnya, Erwin Ramdhani, sempat menyaksikan kejadian tersebut.

Menurutnya ada sekelompok massa yang telah menunggu kedatangan bus Persib dan langsung melakukan penyerangan.

"Ada orang pakai baju atau jaket abu-abu. Dia nunggu di trotoar sebelah kanan. Saya lihat pas dia lempar dan lari setelah melempar batunya," ujar Erwin.



Sumber Antara,Persib
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.