Ketika Ahsan/Hendra dkk Diundang Makan Malam oleh Duta Besar

Kompas.com - 26/08/2019, 18:40 WIB
Tim bulu tangkis Indonesia dan para-badminton saat berada di Bern, Swiss untuk menghadiri undangan makan malam bersama Duta Besar Republik Indonesia di Swiss, Muliaman Darmansyah Hadad, pada Minggu (25/8/2019). Dok. PBSITim bulu tangkis Indonesia dan para-badminton saat berada di Bern, Swiss untuk menghadiri undangan makan malam bersama Duta Besar Republik Indonesia di Swiss, Muliaman Darmansyah Hadad, pada Minggu (25/8/2019).

KOMPAS.com - Usai Kejuaraan Dunia Badminton 2019 yang berlangsung di Basel, Swiss, para atlet dan ofisial tim bulu tangkis Indonesia mendapatkan undangan istimewa.

Undangan itu yakni syukuran dan makan malam di Wisma Duta Indonesia di kota Bern bersama Duta Besar Republik Indonesia di Swiss, Muliaman Darmansyah Hadad.

Acara itu diselenggarakan sebagai rasa syukur atas keberhasilan Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan meraih medali emas Kejuaraan Dunia Badminton 2019, serta dua perunggu dari Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Baca juga: Harga Tiket Indonesia Vs Malaysia Kemahalan, Ini Pembelaan PSSI

Tak hanya itu, Muliaman juga mengapresiasi atlet para-badminton Indonesia yang sukses meraih 4 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu.

"Kesempatan malam ini dalam rangka merayakan kemenangan tim bulu tangkis Indonesia yang mendapat medali emas dan empat medali emas dari para-badminton," ujar Muliaman.

"Selain itu, juga untuk merayakan ulang tahun Hendra Setiawan dan coach Herry IP. Sengaja tadi saya 'paksa' buat datang ke Bern, biar tahu juga suasana di sini. Sekali lagi selamat buat tim Indonesia, alhamdulillah ada oleh-oleh gelar buat dibawa pulang ke Indonesia."

Chef de Mission tim bulu tangkis Indonesia, Achmad Budiharto, menyebut prestasi yang diraih merupakan kado istimewa dalam rangka hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74.

Budiharto yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PP PBSI menilai semua juga tak terlepas dari doa dan dukungan semua masyarakat Indonesia.

"Malam ini merupakan malam yang istimewa, karena masih dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia," kata Budiharto.

Sementara itu, tim ofisial para-badminton Indonesia, Rima Ferdianto, merasa senang karena tahun ini pihaknya bisa bersanding dengan tim bulu tangkis Indonesia.

Tim para-badminton sendiri sedang dalam upaya pengumpulan poin untuk mengikuti ajang Paralimpiade Tokyo 2020 mendatang.

Baca juga: Diimbangi Badak Lampung, Persib Bandung Sudah 7 Laga Tanpa Kemenangan

Untuk kali pertama, Paralympiade akan memainkan para-badminton. Mudah-mudahan di Paralympic nanti, Indonesia bisa mendapatkan medali," kata Rima.

Usai makan malam tersebut, acara ditutup dengan agenda ramah tamah dan berfoto bersama.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X