PSM Vs Persib, Kisah Kedua Tim Berebut Gelar pada Era Perserikatan

Kompas.com - 18/08/2019, 09:20 WIB
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts (biru muda) saat tim Persib Bandung uji lapangan jelang laga lawan PSM di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sabtu (17/8/2019). Dok Ofisial PSM MakassarPelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts (biru muda) saat tim Persib Bandung uji lapangan jelang laga lawan PSM di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sabtu (17/8/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pekan ke-15 Liga 1 2019 akan diramaikan dengan bentrok antara PSM Makassar vs Persib Bandung. 

Laga yang akan berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (18/8/2019) bisa dibilang sebagai duel klasik di kompetisi sepak bola Indonesia.

Kedua kesebelasan berstatus sebagai tim legendaris alumni kompetisi Perserikatan. Tak hanya itu, PSM dan Persib juga sama-sama menyandang status sebagai tim besar sarat prestasi di kancah sepak bola nasional.

Menyoal prestasi, sejak era Perserikatan, PSM dan Persib cukup sering terlibat persaingan sengit perebutan gelar juara. Pada era Perserikatan, kedua tim tercatat empat kali bersaing secara langsung untuk berebut trofi juara.

Berikut ulasan singkat Kompas.com tentang persaingan PSM dan Persib dalam perebutan gelar juara di era Perserikatan.

Baca juga: Harapan Umuh Muchtar Usai Persib Rekrut 3 Pemain Asing Baru

Maung Bandung Gagal Patahkan Dominasi Juku Eja

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada 6 September 1960, Persib dan PSM bersua dalam laga penentuan juara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PSSI 1959/60 di Lapangan Ikada, Jakarta.

Persaingan Persib dan PSM saat itu sangat sengit. Pada tabel klasemen, Persib menempati posisi kedua dengan delapan poin. Maung Bandung hanya berselisih 2 poin dari PSM yang berada dipuncak klasemen.

Persib berpeluang memutus rantai dominasi PSM yang dalam beberapa musim terakhir merajai panggung sepak bola Indonesia jika menang saat itu.

Bila menang atas PSM, Persib bisa menyamai perolehan poin Juku Eja (saat itu hasil poin kemenangan dihitung dua poin) dan berhak atas gelar juara karena unggul head to head.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prinsip Dasar Teknik Netting dalam Bulu Tangkis

Prinsip Dasar Teknik Netting dalam Bulu Tangkis

Sports
AC Milan Vs Liverpool, Rossoneri Tak Mau Pulang dari Liga Champions

AC Milan Vs Liverpool, Rossoneri Tak Mau Pulang dari Liga Champions

Liga Champions
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Kamboja, Duel Perdana Piala AFF

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Kamboja, Duel Perdana Piala AFF

Liga Indonesia
Liverpool, Ajax, dan Bayern Menuju Rekor Sempurna di Liga Champions

Liverpool, Ajax, dan Bayern Menuju Rekor Sempurna di Liga Champions

Liga Champions
Ada Iklan Boneka Seks di Arena Kualifikasi Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Masalah?

Ada Iklan Boneka Seks di Arena Kualifikasi Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Masalah?

Sports
HT PSS Vs Persipura: Mutiara Hitam Buntu, Skor Masih 0-0

HT PSS Vs Persipura: Mutiara Hitam Buntu, Skor Masih 0-0

Liga Indonesia
Prediksi UCL Real Madrid Vs Inter, Pertaruhan Rekor dan Takhta Puncak

Prediksi UCL Real Madrid Vs Inter, Pertaruhan Rekor dan Takhta Puncak

Liga Champions
Bayern Vs Barcelona, Seruan Beri Segalanya di Laga bak Final Barca...

Bayern Vs Barcelona, Seruan Beri Segalanya di Laga bak Final Barca...

Liga Champions
AC Milan Vs Liverpool - Meski Sulit, Tomori Yakin Rossoneri Bisa Lolos

AC Milan Vs Liverpool - Meski Sulit, Tomori Yakin Rossoneri Bisa Lolos

Liga Champions
Pasca-insiden All England 2021, BWF Akan 'Istimewakan' Indonesia

Pasca-insiden All England 2021, BWF Akan "Istimewakan" Indonesia

Badminton
Pendaratan Telapak Kaki dalam Lari Jarak Menengah

Pendaratan Telapak Kaki dalam Lari Jarak Menengah

Sports
Variasi Gerak Dasar Lokomotor, Non-lokomotor, dan Manipulatif dalam Pencak Silat

Variasi Gerak Dasar Lokomotor, Non-lokomotor, dan Manipulatif dalam Pencak Silat

Sports
H-2 Timnas Indonesia Vs Kamboja, Skuad Garuda Jalani Latihan di Hotel

H-2 Timnas Indonesia Vs Kamboja, Skuad Garuda Jalani Latihan di Hotel

Liga Indonesia
Piala AFF 2020 - Dua Pemain Malaysia Positif Covid-19, Timnas Indonesia Perketat Prokes

Piala AFF 2020 - Dua Pemain Malaysia Positif Covid-19, Timnas Indonesia Perketat Prokes

Liga Indonesia
Penerima Asisst Egy Maulana Vikri Hengkang dari FK Senica

Penerima Asisst Egy Maulana Vikri Hengkang dari FK Senica

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.