Prediksi Arema Vs Persebaya, Bajul Ijo Kalah dengan Skor 1-2

Kompas.com - 14/08/2019, 06:20 WIB
Pemain Arema FC.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pemain Arema FC.
|

KOMPAS.COM - Duel bergengsi antara Arema FC vs Persebaya Surabaya akan digelar di Stadion Kenjuruhan, Malang, Kamis (15/8/2019).

Laga Arema vs Persebaya ini jadi pertandingan ulangan final Piala Presiden 2019.

Saat itu, Arema menjadi kampiun setelah mengalahkan Persebaya dengan skor 2-0 pada pertandingan final kedua di Stadion Kanjuruhan.

Kekalahan tersebut menyakitkan bagi Persebaya karena trofi Piala Presiden merupakan salah satu gelar yang diidamkan.

Selain itu, dua gol yang tercipta pada pertandingan final tersebut jadi angka sial bagi Persebaya saat melakoni laga tandang.

Baca juga: 340 Hari di Persebaya, Djanur Catat 21 Kemenangan, tapi Gagal Kalahkan Arema

Tengok saja catatan Persebaya saat tampil di kandang lawan pada ajang Liga 1.

Dari 5 laga tandang di Liga 1, tim berjulukan Bajul Ijo tersebut takluk sebanyak 3 kali

Sialnya saat kalah, Ruben Sanadi dan kawan-kawan selalu kemasukan 2 gol dan selalu mencetak 1 gol.

Mulai dari saat Persebaya takluk dari Bali United (1-2), PSS Sleman (1-2), dan PSM Makassar (1-2).

Persebaya semakin dihantui dengan angka 2 jika melihat penampilan apik Arema dalam laga kandang.

Tim berjulukan Singo Edan ini tampil trengginas di depan publiknya.

Dari 6 laga kandang, Arema mengoleksi 5 kemenangan.

Mereka hanya sekali kalah saat dibungkam Tira dengan skor 1-2.

Arema pun tergolong produktif di laga kandang.

Total mereka memasukkan 19 gol dan kemasukan 9 gol.

Rata-rata mereka selalu mencetak lebih dari 2 gol pada setiap laga kandang.

Lima tim yang sudah jadi korban Arema adalah Persela Lamongan (3-2), Persipura Jayapura (3-1), Perseru Badak Lampung (4-1), Bhayangkara FC (3-2), dan Persib Bandung (5-1).

Selain itu, Arema pun sangat buas pada 30 menit pertama. Dalam periode tersebut, Hamka Hamzah dan kawan-kawan sukses mencetak total 10 gol.

Nah mesin golnya Arema dalam laga kandang adalah Makan Konate. Pemain asal Mali tersebut total mencetak 7 gol.

Plyamker Arema FC, Makan Konate.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Plyamker Arema FC, Makan Konate.

Jelas Persebaya mesti mewaspadai catatan tersebut.

Namun, Persebaya bukannya tanpa harapan.

Adanya pergantian di sektor pelatih bisa jadi membawa nasib baik bagi Persebaya pada laga nanti.

Hal itu lantaran catatan buruk pelatih Djadjang Nurdjaman saat melawan Arema.

Selama 340 hari melatih Persebaya, Djanur mencatat 21 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 10 kekalahan.

Namun, tak ada satu pun kemenangan tersebut bisa dipetik Djanur ketika Persebaya bertemu Arema.

Djanur sudah 3 kali bertemu dengan Arema. Hasilnya, Persebaya menelan 2 kekalahan dan satu kali imbang.

Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman.persebaya.id Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman.

 

Salah satu kekalahan terjadi pada final kedua Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Pada partai puncak tersebut, Persebaya takluk 0-2 dari Arema dan tim berjulukan Singo Edan tersebut menjadi juara.

Beban berat saat ini berada di tangan Bejo Sugiantoro yang ditunjuk sebagai pelatih sementara.

Namun, Bejo memilih bersikap santai soal laga Arema vs Persebaya.

Bejo mencoba tetap tenang menghadapi situasi ini.

Apalagi ini bukan kali pertama Bejo ditujuk sebagai caretaker.

Tepatnya musim lalu, legenda hidup Persebaya Surabaya ini juga harus naik menjadi caretaker setelah Angel Alfredo Vera mundur dari jabatannya.

Saat itu Bejo juga dihadapkan dengan seniornya di Persebaya, Aji Santoso.

“Sama seperti tahun kemarin, saya juga menjadi caretaker dan bertemu dengan legend Aji Santoso,” ujar Bejo santai.

Mampukah Bejo mengubah nasib Persebaya atau Arema yang bisa berpesta lebih dari 2 gol?
 

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
komentar di artikel lainnya
Close Ads X