Kompas.com - 28/06/2019, 07:30 WIB
Striker Persija Jakarta Marko Simic berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Mitra Kukar dalam laga terakhir Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (9/12/2018). Persija Jakarta berhasil mengalahkan Mitra Kukar FC dengan skor 2-1 dan memastikan juara Liga 1 2018. ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAYStriker Persija Jakarta Marko Simic berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Mitra Kukar dalam laga terakhir Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (9/12/2018). Persija Jakarta berhasil mengalahkan Mitra Kukar FC dengan skor 2-1 dan memastikan juara Liga 1 2018.

KOMPAS.com - Penyerang Persija Jakarta asal Kroasia, Marko Simic, merasa sudah sangat betah dan jatuh cinta dengan klubnya tersebut.

Saking cintanya dengan Persija, Simic sampai berniat untuk mengakhiri karier sepak bola profesionalnya bersama Persija Jakarta.

Simic direkrut Persija Jakarta pada awal musim 2018 dari klub sepak bola Malaysia, Melaka United.

Baca juga: Collina Peringatkan Liga Inggris soal Penggunaan VAR

Salah satu prestasinya, yakni membawa Persija meraih gelar juara Piala Presiden 2018, Liga 1 2018, dan salah satu turnamen di Malaysia.

Tak hanya itu, Simic juga mencatatkan namanya sebagai pemain terbaik dan top skor Piala Presiden 2018.

Deretan prestasi itu membuat Simic merasa sangat nyaman bermain untuk tim berjulukan Macan Kemayoran tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Persija Jakarta, di mana saya bisa bermain untuk selamanya dan tentunya ini rumah saya," kata Simic.

Selama di Persija Jakarta, Simic tak hanya merasakan kesan manis saja.

Pemain berusia 31 tahun itu sempat terseret masalah kasus dugaan pelecehan seksual terhadap salah satu penyanyi dangdut asal Indonesia.

Kasus pelecehan seksual kembali dialami oleh Simic.

Kejadian itu datang saat di dalam pesawat ketika Persija Jakarta melakukan pertandingan babak play off Liga Champions Asia 2019 melawan salah satu tim Australia awal Maret lalu.

Simic dijatuhkan hukuman tidak boleh meninggalkan Australia hingga satu bulan kemudian.

Meskipun mendapatkan kasus yang tidak diinginkan, Simic tetap didukung oleh The Jak Mania.

Ia juga dikabarkan setuju memperpanjang kontraknya dengan Persija Jakarta.

Dikabarkan kontrak Simic bersama skuad Macan Kemayoran akan berakhir pada 2022.

"The Jak Mania selalu di samping saya saat mengalami masa-masa yang sulit ataupun saat saya sedang mengalami masa yang indah," ucap Simic.

Baca juga: Kevin Durant Bebas Transfer, Clippers dan Knicks Mendekat

"Bagi saya The Jak Mania selalu ada seperti keluarga saya," ucap mantan pemain tim nasional U-21 Kroasia tersebut.

Sikap hangat The Jak Mania membuat Simic bertekad untuk memberikan yang terbaik.

Simic pun berjanji akan terus berusaha untuk mencetak gol dalam sebuah pertandingan.

"Tentunya saya ingin memberikan hal terbaik untuk tim ini dan memberikan kegemberiaan kepada The Jak Mania," kata Simic. (Mochamad Hary Prasetya)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.