Modal Persela Saat Lawan Bhayangkara

Kompas.com - 26/06/2019, 07:42 WIB
Pertandingan Persela Lamongan menghadapi Persija Jakarta di Stadion Surajaya, Sabtu (22/6/2019) malam.Dok. Official Persela Pertandingan Persela Lamongan menghadapi Persija Jakarta di Stadion Surajaya, Sabtu (22/6/2019) malam.

KOMPAS.com - Persela Lamongan mendapat tambahan suntikan semangat sebelum mereka menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC pada laga lanjutan Liga 1  di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (26/6/2019).

Suntikan tersebut berupa tampil kokohnya lini pertahanan tim Laskar Joko Tingkir, saat berhasil menahan imbang Persija Jakarta dengan skor 0-0 pada laga sebelumnya.

Hasil itu cukup menggambarkan solidnya pertahanan Persela mengingat mereka sempat menjadi bulan-bulanan striker lawan dalam laga pekan pertama hingga ketiga. Mulai dikalahkan Madura United 1-5, imbang 2-2 lawan Persipura Jayapura, serta kalah 2-3 dari Arema FC.

"Kemarin dengan mainnya (Muhammad) Zaenuri memang cukup solid lini belakang (saat imbang 0-0 dengan Persija)," ujar pelatih Persela, Aji Santoso, Selasa (25/6/2019).

Baca juga: Rekor Sempurna Bali United pada Empat Laga Awal Liga 1 sejak 2017

Dengan tampil apiknya Zaenuri berduet dengan Mawouna Kodjo Amevor di jantung pertahanan saat menghadapi Persija, bukan tidak mereka berdua akan kembali mendapatkan kepercayaan Aji dalam laga kontra Bhayangkara. Eki Taufik akan tetap dipercaya sebagai  bek kanan dan Samsul Arifin di sektor kiri.

Sebaliknya, tidak adanya gol yang mampu dikreasikan barisan penyerang Persela saat menghadapi Persija, rupanya juga tak mempengaruhi penilaian mantan arsitek Arema FC ini. Aji akan kembali menduetkan Alex dos Santos dan Rafael Gomes de Oliviera (Rafinha) saat melawan Bhayangkara 

"Lini depan sebenarnya sih nggak jelek (saat lawan Persija). Ada beberapa peluang yang seharusnya gol tapi tidak jadi gol karena memang bagusnya penampilan Andritany. Jadi menurut saya lini depan juga tidak ada masalah," kata dia.

"Memang bagusnya penampilan Andritany cukup merepotkan kita. Ada dua peluang yang harusnya pasti jadi gol (tapi tidak terjadi), Rafinha pada babak kedua dan Alex yang diheading itu," ucap Aji.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X