Kompas.com - 03/06/2019, 20:44 WIB

KOMPAS.com - Mantan penjaga gawang tim nasional Spanyol, Santiago Canizares, mengkritik berbagai penghormatan yang diberikan kepada mendiang Jose Antonio Reyes. Menurut Canizares, Reyes tak layak mendapat penghormatan.

Ada alasan mengapa Canizares mengatakan demikian. Menurut mantan kiper Valencia tersebut, Reyes tewas diduga mengemudi dalam kecepatan tinggi.

"Mengebut adalah sesuatu yang harus dikutuk. Ada korban lain dalam kecelakaan itu, termasuk pengemudinya," tulis Canizares di Twitter-nya.

"Reyes tidak layak mendapat penghormatan seperti pahlawan. Tapi bukan berarti saya tidak menyesali apa yang terjadi. Saya mendoakannya," lanjutnya.

Baca juga: Sergio Ramos Turut Berduka atas Kepergian Reyes

Kicauan Canizares menimbulkan pro kontra. Ada yang mengecam pernyataan tersebut, namun ada juga yang mendukung.

Reyes tewas akibat kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (1/6/2019).

Menurut Mundo Deportivo, yang telah memiliki akses ke laporan polisi, ban Mercedes Brabus S550 yang dikemudikan Reyes bocor saat mobil sedang melaju pada kecepatan 237 kilometer per jam.

Akibatnya, mobil itu kehilangan kendali. Kendaraan tersebut keluar jalan dan menabrak blok beton di sisi jalan raya dekat kota Alcala de Guadaira, sebelum terbalik dan terbakar.

Jenazah Reyes dimakamkan di kota asalnya, Utrera, di Sevilla pada Senin (3/6/2019). Sevilla adalah klub pertama temp at Reyes menjalani karier sebagai pemain profesional.

Baca juga: Arsenal Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Reyes

Ribuan pelayat datang memberi penghormatan terakhir untuk Reyes, tak terkecuali para pelaku dunia sepak bola. Kebanyakan adalah mantan rekan hingga pelatih Reyes selama di Sevilla, yakni Unai Emery, Sergio Ramos, dan Ivan Rakitic.

Turut hadir pula Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Semasa hidupnya, Reyes tercatat pernah bermain sebentar di Madrid.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Marca
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.