MLS Amerika Berencana Tambah Anggota Jadi 30 Klub

Kompas.com - 19/04/2019, 19:40 WIB
Komisionaris Major League Soccer, Don Garber.AFP PHOTO/Jewel Samad Komisionaris Major League Soccer, Don Garber.

KOMPAS.com - Major League Soccer ( MLS) Amerika berencana menambah anggotanya menjadi 30 klub.

MLS belum membuat keputusan resmi tentang pasar mana saja yang akan dimasukkan. Akan tetapi, Dewan Komisaris MLS telah diberi wewenang untuk mendorong dibuatnya tim dari Sacramento dan St. Louis.

Baik Sacramento dan St. Louis, yang telah lama dipandang sebagai favorit tim baru di MLS, akan membuat presentasi kepada para eksekutif MLS yang merinci rencana stadion, kelompok kepemilikan, proposal ekonomi, dan gagasan pengembangan pemain.

"Sepak bola profesional di semua tingkatan berkembang pesat di Amerika Serikat dan Kanada dan kami percaya ada banyak pasar yang dapat mendukung klub MLS yang sukses," kata Komisaris MLS, Don Garber, dalam sebuah pernyataan resminya.

Baca juga: Hat-trick Pertama Ibrahimovic di MLS

"Ekspansi selama 15 tahun terakhir telah sangat sukses dan terus mendorong peningkatan peserta liga. Kami senang bahwa beberapa pemimpin bisnis dan komunitas terkemuka yang mewakili pasar besar di Amerika Utara secara agresif mengejar klub ekspansi MLS," tutur dia lagi,

Seperti halnya kompetisi basket NBA, MLS merupakan kompetisi yang menggunakan sistem tertutup tanpa promosi degradasi.

Kompetisi ini diikuti klub-klub dari berbagai kota di Amerika Serikat dan Kanada. Saat ini, kompetisi MLS diikuti 24 tim. Namun, jumlah keseluruhan anggotanya ada 27.

Ada tiga tim baru yang akan ikut kompetisi, yakni Inter Miami FC, Austin FC dan Nashville SC.

Inter Miami, yang salah satu pemiliknya adalah David Beckham, akan mulai mengikuti kompetisi pada 2020 mendatang, menyusul Austin FC dan Nashville SC setahun kemudian.

Baca juga: David Beckham Resmi Luncurkan Inter Miami CF untuk Ramaikan MLS




Close Ads X