Piala AFC, Pelatih PSM Ungkap Kunci Kemenangan di Markas Kaya FC

Kompas.com - 17/04/2019, 20:31 WIB
Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic saat diwawancara di Stadion Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan. Kompas.com/HIMAWAN Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic saat diwawancara di Stadion Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan.

KOMPAS.com - Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, menyebut permainan Kaya FC mudah diprediksi. Ini membuat pasukannya bisa meraih poin penuh dalam lawatan ke markas klub Filipina tersebut dalam lanjutan Piala AFC 2019.

PSM Makassar meraih kemenangan 2-1 pada matchday keempat Grup H Piala AFC di Stadion Panaad, Bacolod, Filipina, Rabu (17/4/2019). Gol-gol kemenangan PSM dicetak Rizky Pellu dan Eero Markkanen pada babak pertama yang dibalas satu gol Kaya FC lewat eksekusi penalti Jovin Bedic pada pengujung laga.

Baca Juga: Hasil Piala AFC Kaya FC Vs PSM, Juku Eja Menang di Filipina

Pelatih PSM, Darije Kalezic, angkat bicara soal kunci kemenangan timnya atas The Mighty Kaya, julukan Kaya FC. Menurutnya, mempelajari kekuatan lawan sebelum dan sesudah laga kedua tim adalah kunci kesuksesan.

Kedua tim sudah saling berharapan pada matchday ketiga di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, 2 April 2019. Saat itu skor imbang 1-1.

"Setelah laga pertama di Indonesia kami belajar banyak tentang Kaya FC bahkan lebih banyak dibanding sebelum laga itu. Kami juga belajar bahwa mereka juga main sepak bola yang mudah terprediksi," kata Darije Kalezic seusai laga.

"Dan mereka punya lebih banyak kelemahan dibanding PSM. kami tim yang lebih baik, kami sukses mengeliminasi kekuatan terbesar Kaya FC pada babak peryama dan kedua," ujarnya menambahkan.

Baca Juga: Piala AFC, Misi PSM Makassar di Markas Kaya FC

"Babak kedua kami mengontrol laga sampai kartu merah (Abdul Rahman), setelah itu Kaya mendapat bola lebih banyak tapi kami tetap percaya diri dan tak memberikan kesempatan," katanya lagi.

Meskipun mengambil alih jalannya pertandingan, Darije Kalezic menilai permainan tuan rumah tak efektif dengan memainkan bola-bola panjang langsung ke depan. Pelatih berdarah Bosnia itu menilai hal tersebut memudahkan PSM meredam upaya lawan mencetak gol.

"Kaya main bola panjang dan bola langsung, dengan harapan bisa sampai depan dan mencetak gol," tutur dia.

"PSM kerja keras dan layak menang, saya mau ucapkan selamat kepada dia (Wiljan Pluim) atas kemenangan tiga poin yang sangat penting ini," ucapnya.

Atas kemenangan ini, Juku Eja menggusur Kaya FC dari puncak klasemen sementara Grup H. Wiljan Pluim dkk kini mengoleksi delapan angka, unggul tiga poin atas Kaya FC di tempat kedua. (Muhammad Robbani)




Close Ads X