Simon McMenemy Buka Peluang Datangkan Sandy Walsh di Timnas Indonesia

Kompas.com - 16/04/2019, 13:24 WIB
Bek Liga Belgia SV Zulte-Waregem, Sandy Walsh.INSTAGRAM.COM/SANDYWALSH Bek Liga Belgia SV Zulte-Waregem, Sandy Walsh.

KOMPAS.com - Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, kembali membuka peluang untuk mendatangkan pemain asal Belgia, Sandy Walsh.

Bek yang kini membela klub Belgia, Zulte Waregem, itu telah lama dirumorkan akan menjadi pemain naturalisasi di timnas Indonesia.

Sandy Walsh pun juga telah berkali-kali menyatakan keinginan untuk membela timnas Indonesia. Dia bahkan mengatakan siap melepas kewarganegaraannya demi mendapatkan status warga negara Indonesia (WNI).

Keinginan pemain berkewarganegaraan Belgia-Belanda itu disambut dengan baik oleh Simon McMenemy. 

McMenemu bahkan mengaku telah berkomunikasi dengan pemain 24 tahun itu secara intensif. Dia mempertimbangkan untuk memanggil Sandy Walsh untuk memperkuat Indonesia di ronde kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022.

"Saya sering berbicara dengan Sandy Walsh secara intensif, tentang apa yang dia inginkan. kami punya komunikasi yang baik," kata Simon McMenemy kepada wartawan, Senin (15/4/2019).

"Lihat nanti, sekarang saya memprioritaskan yang main di sini untuk perkuat timnas Indonesia," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Timnas Indonesia Gelar Dua Uji Coba Sebelum Kualifikasi Piala Dunia

"Tetapi, jika dirasa kami bisa berkembang pada (kualifikasi) Piala Dunia, mungkin itu bisa terjadi (memanggil Sandy Walsh)," katanya lagi.

Namun, keinginan McMenemy untuk mendatangkan Sandy Walsh memang tidak bisa terwujud dengan mudah. Sebab, ada banyak prosedur yang harus dilewati untuk mendatangkan seorang pemain naturalisasi.

Pelatih asal Skotlandia mengaku tak mau memanggil Sandy Walsh hanya untuk 'memuaskan' orang-orang yang banyak menyarankan merekrut pemain kelahiran Belgia itu.

Sebab, banyak orang yang menghubungi McMenemy melalui media sosial dan memintanya untuk memanggil Sandy Walsh.

Baca juga: Eksklusif, Legenda Timnas Jerman Berbicara Soal Idola dan Lawan Terberat

"Orang berpikir naturalisasi bisa terjadi, misalnya saya mau pemain 'ini' terus dia langsung dapat paspor," kata McMenemy.

"Padahal ada banyak prosesnya, kami juga harus yakin soal pemain. Jangan hanya berdasarkan dari sosial media saja," tutur Simon.

"Dia harus fit dalam waktu panjang, kami bisa panggil semua pemain dari penjuru dunia tapi mereka tak bisa langsung dapat paspor keesokan harinya," ucapnya lagi.

Pasukan Garuda akan tampil pada ronde kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 yang akan berlangsung pada 2-10 September.

Sebelum itu, PSSI mengagendakan dua kali uji coba untuk timnas Indonesia pada pertengahan Juni mendatang. (Muhammad Robbani)




Close Ads X