Tinggalkan Amerika Selatan, Reli Dakar Pindah ke Arab Saudi Mulai 2020

Kompas.com - 05/04/2019, 16:00 WIB
Hino 500 Series dengan jantung pacu A09C-TI turbo intercooler bertenaga 630 PS untuk Reli Dakar. Hino Motor Sales Indonesia (HMSI)Hino 500 Series dengan jantung pacu A09C-TI turbo intercooler bertenaga 630 PS untuk Reli Dakar.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Kejuaraan Reli Dakar direncanakan tak akan lagi dihelat di wilayah Amerika Selatan pada tahun 2020. Ajang reli terganas di dunia itu akan pindah ke wilayah baru, Arab Saudi.

Penyelenggara lomba, ASO dilaporkan sudah menandatangani kontrak lima tahun dengan otoritas di Arab Saudi. ASO menolak berkomentar ketika dihubungi oleh Motorsport.com tetapi pengumuman mengenai keputusan tersebut diprediksi bisa dilakukan dalam beberapa minggu ke depan

Arab Saudi dinilai punya wilayah yang sangat mendukung penyelenggaraan Reli Dakar karena memiliki 1,4 juta mil persegi gurun pasir, termasuk Pegunungan Asir yang bersuhu dari -2 hingga 30 derajat celcius pada Januari.

Baca juga: Valentino Rossi Tertarik Turun di Reli Dakar

Dalam sejarahnya, Reli Dakar pada mulanya adalah perlombaan yang melintasi Eropa ke Afrika, dimulai dari Paris, Perancis menuju Dakar, Senegal di Afrika.

Namun sejak 2009, lokasi perlombaan dipindah ke wilayah Amerika Selatan setelah tak adanya kepastian keamanan di Afrika, terutama adanya ancaman kelompok bersenjata di Mauritania yang memaksa pembatalan lomba pada 2008.

Ilustrasi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada mulanya, Reli Dakar di Amerika Selatan berlangsung melintasi beberapa negara, diantaranya Argentina dan Cile. Namun seiring berjalannya waktu, Reli Dakar hanya dilangsungkan di Peru, seperti pada Reli Dakar 2019.

Beberapa negara Amerika Selatan yang lain, seperti Cile, Ekuador, dan Bolivia gagal menemukan kesepakatan dengan ASO.

Pereli Qatar yang juga juara Reli Dakar 2019, Nasser Al-Attiyah menyambut baik jika benar penyelenggaraan ajang tersebut dipindah ke Arab Saudi.

“Kami sangat senang Dakar diadakan di wilayah kami. Saya bisa ke Arab Saudi hanya dalam 30 menit (dari rumahnya di Qatar)," kata dia kepada Motorsport.com.

Baca juga: Pensiun dari F1, Fernando Alonso Diisukan Tertarik ke Reli Dakar

“Kami mencintai Amerika Selatan, orang-orang di sana, negara-negara luar biasa yang mereka miliki, tetapi kami harus menghormati keputusan penyelenggara"

“Seperti ketika kami berpindah dari Afrika ke Amerika Selatan, kami tidak bahagia, kami ingin melanjutkan (di Afrika), tetapi kami dengan cepat beradaptasi dengan Amerika Selatan"

"Persis hal yang sama yang akan terjadi dengan Timur Tengah, karena ini adalah pasar yang besar juga," ujar Al-Attiyah.



Sumber Motorsport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.