Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/03/2019, 19:40 WIB
|

KOMPAS.com - Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono, tersangka perusakan dan penghilangan barang bukti kasus match fixing resmi ditahan Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri, Senin (25/3/2019).

 

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane pada Rabu (27/3/2019) malam mengapresiasi langkah Satgas Antimafia Bola Polri menahan Jokdri. Bagi Neta, hal tersebut sebagai bukti keseriusan Satgas menuntaskan kasus match fixing.

"Tapi, Satgas tak boleh berhenti hanya pada penahanan Jokdri. Kasus-kasus lainnya pun harus dituntaskan,” kata Neta.

Neta meminta Satgas Antimafia Bola menyelesaikan kasus-kasus lain. Dia memandang, sejumlah pihak dan tokoh terkenal di atas Jokdri yang selama ini disebut-sebut terlibat dalam aksi pengaturan skor dan judi bola juga harus diusut dan ditahan. 

"Agar sepak bola nasional bersih dari suap, judi, dan pengaturan skor atau match fixing,” jelas Neta.

Baca juga: Satgas Antimafia Bola Tahan Joko Driyono atau Jokdri

Neta menjelaskan, nama-nama lain yang diduga terlibat kasus match fixing lainnya seperti yang terungkap dalam program Mata Najwa pasca-penetapan Jokdri sebagai tersangka, antara lain YN, anggota Komite Eksekutif PSSI.

Satgas, masih kata Neta, jangan membiarkan Jokdri pasang badan seorang diri. “Sebab itu, orang-orang penting di atasnya seperti ADS, NDB dan dan lain-lain harus segera menjadi target Satgas demi membersihkan sepak bola nasional dari aksi Mafioso,” tuturnya.

IB, Wakil Ketua Umum PSSI yang pernah menjabat Kepala Staf Ketua Umum PSSI sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Arema FC, diduga terlibat kasus match fixing. Satgas Antimafia Bola Polri menemukan adanya aliran dana kepada IB dan jajarannya ketika masih menjabat Ketua Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) tahun 2009.

Kasus ini bermula dari laporan Manajer Tim Perseba Bangkalan, Imron Abdul Fattah, pada delapan besar Piala Soeratin 2009. Saat itu Imron mengucurkan dana Rp 140 juta sebagai setoran untuk menjadi tuan rumah fase delapan besar. 

Polisi menegaskan IB bisa menjadi tersangka dalam kasus ini. Namun, polisi masih melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut. Polri menegaskan kasus ini sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan. Dalam waktu dekat IB akan dipanggil kepolisian.

Selain IB, kasus ini juga menyeret Manajer Madura United (MU) HS, yang waktu itu menjabat Ketua Pengda PSSI Jawa Timur. Dana dari Imron prosesnya diduga melewati HS. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Rachmat Irianto Menghilang Kala Persib Kalahkan Borneo FC

Penyebab Rachmat Irianto Menghilang Kala Persib Kalahkan Borneo FC

Liga Indonesia
Hadirkan Edgar Davids, Juventus Village Jadi Arena Bermain Fans Bianconeri

Hadirkan Edgar Davids, Juventus Village Jadi Arena Bermain Fans Bianconeri

Liga Italia
Hasil Indonesia Masters 2023, Gregoria Tersingkir di Perempat Final

Hasil Indonesia Masters 2023, Gregoria Tersingkir di Perempat Final

Badminton
Hasil Indonesia Masters 2023: Apriyani Lempar Raket lalu Tersenyum, Senar Putus, Apri/Fadia Tumbang 

Hasil Indonesia Masters 2023: Apriyani Lempar Raket lalu Tersenyum, Senar Putus, Apri/Fadia Tumbang 

Sports
Hasil Indonesia Masters 2023: Dejan/Gloria Kena Comeback, Tiket Semifinal Luput

Hasil Indonesia Masters 2023: Dejan/Gloria Kena Comeback, Tiket Semifinal Luput

Badminton
Bus Arema Diserang, Keselamatan dan Keamanan Harus Dimaknai dan Dijalankan

Bus Arema Diserang, Keselamatan dan Keamanan Harus Dimaknai dan Dijalankan

Liga Indonesia
Indonesia Masters 2023: Jojo Dipaksa Berjuang, Lakshya Sen seperti Ginting

Indonesia Masters 2023: Jojo Dipaksa Berjuang, Lakshya Sen seperti Ginting

Badminton
Peraturan dalam Pertandingan Pencak Silat

Peraturan dalam Pertandingan Pencak Silat

Sports
Indonesia Masters 2023, Pemain Denmark Ungkap Momen Terbaik di Istora

Indonesia Masters 2023, Pemain Denmark Ungkap Momen Terbaik di Istora

Badminton
Indonesia Masters 2023: Rahasia Kemenangan Hoki/Kobayashi, Serasa Tampil di Fans Sendiri

Indonesia Masters 2023: Rahasia Kemenangan Hoki/Kobayashi, Serasa Tampil di Fans Sendiri

Badminton
Indonesia Masters 2023, Jojo Penuhi Target Minimal Usai Tembus Semifinal

Indonesia Masters 2023, Jojo Penuhi Target Minimal Usai Tembus Semifinal

Badminton
Titik Terang Klub Marselino Ferdinan di Belgia

Titik Terang Klub Marselino Ferdinan di Belgia

Liga Indonesia
Hasil Indonesia Masters 2023: Main Agresif, Leo/Daniel Menang, Lolos Semifinal!

Hasil Indonesia Masters 2023: Main Agresif, Leo/Daniel Menang, Lolos Semifinal!

Sports
Asnawi Gabung Jeonnam Dragons, Durasi Kontrak dan Target di Liga 2 Korea Selatan

Asnawi Gabung Jeonnam Dragons, Durasi Kontrak dan Target di Liga 2 Korea Selatan

Sports
3 Kekuatan Asnawi yang Jadi Sorotan Jeonnam Dragons

3 Kekuatan Asnawi yang Jadi Sorotan Jeonnam Dragons

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+