Kompas.com - 28/02/2019, 07:00 WIB
Pesepak bola Indonesia Egy Maulana Vikri berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Taiwan dalam laga Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (18/10/2018). Indonesia menang dengan skor 3-1.  ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayPesepak bola Indonesia Egy Maulana Vikri berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Taiwan dalam laga Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (18/10/2018). Indonesia menang dengan skor 3-1.

JAKARTA, KOMPAS.com - Timnas U-22 Indonesia tak diperkuat dua pemain yang berkiprah di Eropa pada Piala AFF U-22 2019. Egy Maulana Vikri yang bermain di Lechia Gdansk (Polandia) dan Ezra Walian yang bermain di RKC Maalwijk (Belanda) tak bisa bergabung.

Meskipun demikian, Garuda Muda meraih hasil maksimal. Mereka mampu meraih gelar juara setelah menang 2-1 atas Thailand dalam partai final.

Baca Juga: Imam Nahrawi Minta Seluruh Pelatih Timnas Tiru Indra Sjafri

Saat acara penyambutan kedatangan timnas U-22 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (27/2/2019), Indra sempat disodorkan pertanyaan seputar Egy dan Ezra. Setelah menjuarai Piala AFF U-22, apakah Indra masih ingin memanggil dua pemain itu?

"Saya beberapa kali bilang menjadi pemain timnas hak dan kewajiban. Semua anak terbaik di Indonesia punya hak jadi pemain timnas. Tetapi juga kewajiban sebagai pemain timnas," kata Indra.

Pesepak bola Timnas U-22 Indonesia Ezra Walian (kanan) menggiring bola melewati tiga pesepak bola Timnas U-22 Myanmar pada laga perebutan medali perunggu sepak bola SEA Games XXIX di Stadion Majlis Perbandaran Selayang, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (29/8/2017). Timnas sepak bola U-22 Indonesia menyumbang medali perunggu setelah menang 3-1 atas Myanmar.ANTARA FOTO / SIGID KURNIAWAN Pesepak bola Timnas U-22 Indonesia Ezra Walian (kanan) menggiring bola melewati tiga pesepak bola Timnas U-22 Myanmar pada laga perebutan medali perunggu sepak bola SEA Games XXIX di Stadion Majlis Perbandaran Selayang, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (29/8/2017). Timnas sepak bola U-22 Indonesia menyumbang medali perunggu setelah menang 3-1 atas Myanmar.

Baik Egy dan Ezra tak dilepas klubnya karena Piala AFF U-22 tak masuk agenda resmi FIFA. Sesuai peraturan, klub tak wajib melepas pemain yang dipanggil memperkuat timnas untuk turnamen yang bukan agenda FIFA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau pemain dipanggil tidak datang, saya tidak akan pakai. Tapi begitu kami layangkan surat ke mereka dan dia respons dia hadir, kemungkinan ada penambahan pemain baru," ujar Indra.

Baca Juga: Timnas U-22 Tidak Diliburkan Usai Piala AFF

Indra menyatakan timnya tetap membutuhkan beberapa pemain baru. Tujuannya untuk menjaga semangat berkompetisi para pemain.

"Dalam sepak bola, olahraga dan di kehidupan manapun harus mau bersaing. Dan mereka adalah pahlawan-pahlawan yang mampu untuk bersaing," pungkas pelatih asal Sumatera Barat itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X