Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadi Kapten Inter Milan, Samir Handanovic Tak Merasa Bangga

Kompas.com - 22/02/2019, 18:00 WIB
Tri Indriawati

Penulis

Sumber BolaSport

KOMPAS.com - Kapten anyar Inter Milan, Samir Handanovic, menilai bahwa ban yang dia kenakan di lengan bukan sesuatu yang harus dibanggakan.

Samir Handanovic ditunjuk sebagai pemimpin anyar skuad Nerazzurri setelah ban kapten Mauro Icardi dicopot, pekan lalu.

Meski memiliki jabatan baru, kiper berusia 34 tahun itu merasa tidak ada yang perlu dibanggakan. Dia justru menilai bahwa ban kapten itu membuatnya dibebani tanggung jawab lebih besar.

"Ban kapten ini bukan sesuatu yang mulia atau sebuah trofi, melainkan tanggung jawab yang besar dari Inter Milan," ujar Handanovic seperti dilansir BolaSport.com dari Sky Sport Italia, Jumat (22/2/2019).

"Kami tidak hanya butuh satu orang untuk menjadi kapten karena harus ada enam pemimpin untuk memajukan sebuah klub," kata Handanovic.

Baca juga: Inter Milan Segera Resmikan Diego Godin

Handanovic menerangkan bahwa tidak ada hal yang berubah darinya seusai menjadi kapten Inter Milan.

Meski begitu, Handanovic sadar bahwa ia kini mendapat sorotan lebih banyak sebagai pemimpin skuad La Beneamata.

Baca juga: Inter Vs Rapid Vienna, Spalletti Tepis Tim Bangkit karena Tanpa Icardi

Sejak terpilih menjadi kapten, Handanovic sudah memimpin Inter Milan dalam tiga laga dan semuanya berakhir dengan kemenangan.

Dua kemenangan di antaranya diraih Inter atas Rapid Wien dalam babak 32 besar Liga Europa. Keunggulan agregat 5-0 (1-0, 4-0) membuat Handanovic dkk berhak melangkah ke babak berikutnya.

Ini tentu menjadi awal baik bagi Inter Milan yang tengah mencoba memperbaiki prestasi mereka pada musim ini. (Sri Mulyati)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Guinea dan Ilaix Moriba Diserbu Komentar Rasis, Sepak Bola Seharusnya Mempersatukan

Guinea dan Ilaix Moriba Diserbu Komentar Rasis, Sepak Bola Seharusnya Mempersatukan

Timnas Indonesia
Guinea Masuk Grup 'Neraka' Olimpiade 2024, Pelatih Reuni dengan Henry

Guinea Masuk Grup "Neraka" Olimpiade 2024, Pelatih Reuni dengan Henry

Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia Usai Garuda Muda Jalani Playoff Olimpiade 2024

Jadwal Timnas Indonesia Usai Garuda Muda Jalani Playoff Olimpiade 2024

Timnas Indonesia
Pelatih Guinea Tiga Kali Ucap 'Sulit' Usai Lawan Timnas U23 Indonesia

Pelatih Guinea Tiga Kali Ucap "Sulit" Usai Lawan Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Bola Emas Diego Maradona di Piala Dunia 1986 Akan Dilelang

Bola Emas Diego Maradona di Piala Dunia 1986 Akan Dilelang

Internasional
Semifinal Championship Series Ingatkan Bos Persib ke Tahun 2014

Semifinal Championship Series Ingatkan Bos Persib ke Tahun 2014

Liga Indonesia
Guinea Kalahkan Indonesia dan Lolos Olimpiade, Ulangi Sejarah 56 Tahun

Guinea Kalahkan Indonesia dan Lolos Olimpiade, Ulangi Sejarah 56 Tahun

Internasional
Proliga 2024, Bandung bjb Tandamata Serukan Bangkit Usai Takluk

Proliga 2024, Bandung bjb Tandamata Serukan Bangkit Usai Takluk

Liga Indonesia
Bayer Leverkusen ke Final Liga Europa: 49 Laga Tak Terkalahkan, Rekor Baru di Eropa

Bayer Leverkusen ke Final Liga Europa: 49 Laga Tak Terkalahkan, Rekor Baru di Eropa

Liga Lain
Kepala Witan Sulaeman Dijahit Usai Lawan Guinea

Kepala Witan Sulaeman Dijahit Usai Lawan Guinea

Timnas Indonesia
Erick Thohir Bidik Indonesia Tampil di Olimpiade Los Angeles 2028

Erick Thohir Bidik Indonesia Tampil di Olimpiade Los Angeles 2028

Timnas Indonesia
Jangan Pernah Menangis, Coach Shin Tae-yong

Jangan Pernah Menangis, Coach Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Jadwal MotoGP Perancis 2024, Tekad Sang Juara Dunia Taklukan Le Mans

Jadwal MotoGP Perancis 2024, Tekad Sang Juara Dunia Taklukan Le Mans

Motogp
Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Indonesia, Skuad Garuda Punya Generasi Emas

Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Indonesia, Skuad Garuda Punya Generasi Emas

Timnas Indonesia
Atmosfer Sendu Ruang Ganti Timnas U23 Indonesia Usai Urung ke Olimpiade

Atmosfer Sendu Ruang Ganti Timnas U23 Indonesia Usai Urung ke Olimpiade

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com