Kompas.com - 14/02/2019, 08:45 WIB
Gol Nicolas Tagliafico ke gawang Real Madrid yang dianulir dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Johan Cruyff Arena, Rabu (13/2/2019) atau Kamis dini hari WIB. TWITTER.COM/CHAMPIONSLEAGUEGol Nicolas Tagliafico ke gawang Real Madrid yang dianulir dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Johan Cruyff Arena, Rabu (13/2/2019) atau Kamis dini hari WIB.

KOMPAS.com - Laga Ajax Amsterdam versus Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Johan Cruyff Arena, Rabu (13/2/2019) atau Kamis dini hari WIB, diwarnai sebuah keputusan yang sempat diperdebatkan publik. Wasit menganulir gol Nicolas Tagliafico pada menit ke-38.

Laga ini berakhir dengan skor 2-1 untuk Real Madrid, sang juara bertahan. Dua gol tim tamu lahir dari lesakkan Karim Benzema pada menit ke-60 dan Marco Asensio (87'), sedangkan Ajax hanya bisa mencetak satu gol melalui Hakim Ziyech (75').

Baca Juga: Hasil Liga Champions - Real Madrid Menangi Duel Sengit Lawan Ajax

Sebenarnya, Ajax sempat lebih dulu unggul pada babak pertama ketika Nicolas Tagliafico mengoyak jala Thibaut Courtois. Namun, lesakkan pada menit ke-38 itu dianulir karena saat Nicolas Tagliafico melepaskan sundulan, sudah lebih dulu ada pelanggaran.

Padahal, bek asal Argentina itu sudah melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya di pinggir lapangan. Namun wasit meninjau kembali keputusannya dengan menggunakan VAR (Video Assistant Referee).

Usai melihat tayangan ulang, wasit Damir Skomina memutuskan untuk menganulir gol tersebut lantaran Dusan Tadic dalam posisi offside dan menghalangi kiper. Akun resmi Liga Champions pun mengonfirmasi bahwa sang pengadil mengidentifikasi Dusan Tadic dalam posisi offside saat bola disundul Tagliafico.

Keputusan Damir Skomina yang menganulir gol Ajax kemudian menjadi perbincangan publik, terutama di dunia maya. Banyak yang menilai keputusan tersebut sangat menguntungkan Real Madrid dan sebaliknya, merugikan Ajax.

Apakah keputusan Skomina tepat? Jawabannya iya.

Hal ini dijelaskan dalam Laws of the Game FIFA nomor 11 soal Offside.

"Seorang penyerang dalam posisi offside, ia juga mengganggu pandangan kiper terhadap bola. Pemain akan dianggap offside karena mengganggu lawan atau ada kemungkinan mendapatkan bola," begitu bunyi aturan tersebut.

Baca Juga: Ajax Vs Real Madrid, Courtois Merasa Diuntungkan VAR

Dalam tayangan ulang, terbukti Dusan Tadic melakukan kontak dengan Courtois saat Tagliafico menyundul bola. Hal ini yang dilihat oleh Skomina sebagai tindakan yang menganggu pandangan kiper terhadap bola.

Berdasarkan catatan Opta, ini menjadi keputusan pertama di Liga Champions yang menggunakan VAR. VAR memang baru akan diterapkan secara penuh untuk Liga Champions musim 2019-2020, tetapi teknologi tersebut diperkenalkan untuk pertama kali pada babak knockout musim 2018-2019. (Bagas Reza Murti)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X