Kompas.com - 01/02/2019, 20:48 WIB
Gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar saat menjalani sesi latihan pagi di Lapangan Sport Arcamanik Jabar, Jumat (1/2/2019). Persib.co.idGelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar saat menjalani sesi latihan pagi di Lapangan Sport Arcamanik Jabar, Jumat (1/2/2019).
|

KOMPAS.com -Persib Bandung tidak mendapatkan rekomendasi dari Polrestabes Bandung untuk menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA menggelar pertandingan leg 2 babak 32 Besar Piala Indonesia melawan Persiwa Wamena, Senin (4/2/2019).  

Faktor keamanan infrastrukrur GBLA menjadi pertimbangan pihak kepolisian tidak memberikan izin penggunaan stadion yang terletak di kawasan Gedebage tersebut. Laga Persib versus Persiwa pun dipastikan batal digelar di GBLA.

Baca juga: Wawancara Eksklusif Simon McMenemy, Cahaya Harapan Timnas Indonesia

Hal tersebut disampaikan Kapolrestabes Bandung, Kombespol Irman Sugema seusai rapat koordinasi bersama Panpel Persib, Jumat (1/2/2019). 

"Kami sudah berkoordinasi, membahas dengan Dinas Tata Ruang dan Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga). Tadi rekan-rekan juga sudah mengetahui kondisi stadion sehingga ini perlu pengkajian lebih lanjut," kata Irman.

"Demi keamanan dan keselamatan, kita menyarankan kepada Panpel Persib agar sementara tidak menggunakan Stadion GBLA," tegas Irman.

Irman mengaku tidak mau mengambil risiko terkait keselamatan dan keamanan jika tetap memaksakan bermain di GBLA.

"Rekomendasi dari  Dinas Tata Ruang dan Dispora juga menjadi pertimbangan. Mereka menyampaikan sebaiknya jangan di GBLA. Ini menjadi pertimbangan pihak kepolisian untuk menyarankan hal yang sama. Untuk sementara Persib tidak menggunakan GBLA," tuturnya.



Sumber Persib
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X