Rasa Takut Jadi Bahan Bakar Valentino Rossi Pacu Motor di Lintasan

Kompas.com - 28/01/2019, 21:00 WIB
Valentino Rossi. MOTORSPORT.comValentino Rossi.

KOMPAS.com - Pebalap gaek Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengaku tetap merasa takut memacu motornya di lintasan meski sudah 23 tahun berkarier.

Meski begitu, Rossi bersyukur masih memilki rasa takut karena bisa menjaga level penampilannya tetap di puncak.

"Selama pekan balap, saya kehilangasn 2,5 kg (berat badan). Saya tidak pernah berkendara di belakang siapa pun karena takut," kata Valentino Rossi dikutip BolaSport.com dari Tuttomotoriweb.

Selain itu, sosok ayahnya, Graziano Rossi, menjadi tambahan motivasi Rossi terus balapan di usia 40 tahun.

Baca Juga : Valentino Rossi Heran Mengapa Honda Tak Mau Memberinya Motor

Hal itu tercermin dari nomor balap Rossi, 46, yang sudah digunakan sejak memulai karier di kelas 125cc pada 1996.

"Angka 46 adalah angka di mana ayah saya memenangi balapan pertama di kejuaraan dunia pada tahun di mana saya dilahirkan, yakni 1979," kata Rossi.

"Ketika saya memasuki kejuaraan dunia, saya melakukan riset dan saya memilih nomor itu," ujar pebalap asal Italia itu menambahkan.

Baca juga: Cerita Valentino Rossi yang Diremehkan Gurunya Saat Ingin Jadi Pebalap

Musim 2019 menjadi tahun ke-17 Rossi berkiprah di kelas MotoGP. Sejak saat itu, Rossi sudah mengoleksi tujuh gelar juara dunia.

Secara keseluruhan Rossi sebenarnya sudah 9 kali juara dunia di mana dua lainnya diraih di kelas 125c dan 2500cc.

Rentetan prestasi itu membuat Rossi mendapat julukan The Doctor. Meski begitu, Rossi masih penasaran ingin menggenapkan raihan gelarnya menjadi 10.

Rossi masih memiliki waktu setidaknya selama dua musim kedepan karena kontraknya di Movistar Yamaha akan berakhir pada 2020 mendatang. (Samsul Ngarifin)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X