Turnamen E-Sport Piala Presiden Akan Digelar Tahun Ini

Kompas.com - 16/01/2019, 08:00 WIB
Suasanapertandingan IndiHome E-Sport League 2018 di acara Spirit of Millennials Games Day di JI Expo Kemayoran Jakarta, Kamis (13/12).

 

Lewat program Spirit of Millennials, Kementerian BUMN mendorong semangat kreativitas, kebersamaan, kerja sama dan sportivitas para generasi muda BUMN yang diharapkan bisa ditularkan kepada seluruh lapisan masyarakat. Suasanapertandingan IndiHome E-Sport League 2018 di acara Spirit of Millennials Games Day di JI Expo Kemayoran Jakarta, Kamis (13/12). Lewat program Spirit of Millennials, Kementerian BUMN mendorong semangat kreativitas, kebersamaan, kerja sama dan sportivitas para generasi muda BUMN yang diharapkan bisa ditularkan kepada seluruh lapisan masyarakat.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Turnamen E-Sport bertajuk Piala Presiden direncanakan akan digelar tahun ini.

Sebagai tindak lanjut dari kesuksesan penyelenggaraan di Asian Games 2018, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga ingin agar para pecinta game di dalam negeri punya wadah yang jelas untuk menyalurkan hobi dan bakatnya.

"Sudah menjadi kegandrungan anak-anak muda milenial, habiskan waktu berjam-jam hanya bertanding dengan teman lawan yang tidak jelas. Itu harus disalurkan," kata Menpora Imam Nahrawi di sela-sela kunjungannya ke Desa Cisayong, Selasa (15/1/2019).

E-Sport sempat dipertandingkan sebagai salah satu cabang olahraga ekshibisi pada Asian Games 2018.

Berangkat dari hal itulah, Imam menyatakan pemerintah ingin menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat pengembangan E-Sport, minimal di kawasan Asia Tenggara.

Baca juga: Indomie Jadi Sponsor Kejuaraan E-Sport Oseania

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi saat mendatangi Lapangan Sakti Lodaya di Desa Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (15/1/2019). Cisayong merupakan sebuah desa di pelosok Tasikmalaya yang sempat viral di media sosial. Pasalnya lapangan sepak bola di desa tersebut menggunakan rumput berstandar FIFA.Kompas.com/Alsadad Rudi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi saat mendatangi Lapangan Sakti Lodaya di Desa Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (15/1/2019). Cisayong merupakan sebuah desa di pelosok Tasikmalaya yang sempat viral di media sosial. Pasalnya lapangan sepak bola di desa tersebut menggunakan rumput berstandar FIFA.

"Kami tidak ingin jadi konsumen, tetapi juga jadi produsen. Jadi, tidak hanya melahirkan atlet, tetapi juga konten-konten E-Sport itu sendiri," ucap Imam.

Adanya rencananya penyelenggaraan E-Sport Piala Presiden juga sempat dilontarkan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf. Menurut dia, Presiden Joko Widodo sempat memintanya untuk menggencarkan dunia E-Sport di Tanah Air.

Saat ini, dunia games memang sudah menjadi salah satu dari 16 subsektor yang diprioritaskan Bekraf. Games, atau khususnya E-sport, dinilai dapat menjadi peluang usaha atau profesi yang sangat berkembang di kalangan milenial Tanah Air.

Baca juga: E-Sport Warnai Gelar Pemuda Inspiratif

"Tahun depan, kegiatan E-sport kami akan lebih gulirkan lagi. Persiapan sudah dilakukan mulai tahun ini, dan tahun depan akan kami puncaki dengan Piala Presiden untuk E-sport," kata Triawan pada acara diskusi bertajuk "Games Sebagai Peluang Usaha dan Profesi untuk Generasi Milenial" di kawasan Raden Saleh, Jakarta, Minggu (23/12/2018).




Close Ads X