Timnas Putri Hadapi Tiga Turnamen Selama 2019

Kompas.com - 08/01/2019, 15:57 WIB
Skuat utama timnas putri u-15 Indonesia berpose menjelang laga pertama mereka pada ajang Piala AFF U-15 Girls Championship 2017 kontra Filipina di Stadion KM 16, Vientiane, Laos, Selasa (9/5/2017). DOK. AFFSkuat utama timnas putri u-15 Indonesia berpose menjelang laga pertama mereka pada ajang Piala AFF U-15 Girls Championship 2017 kontra Filipina di Stadion KM 16, Vientiane, Laos, Selasa (9/5/2017).
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim nasional (timnas) putri Indonesia akan menghadapi tiga turnamen sepanjang tahun 2019. Ketiga turnamen itu adalah Pra Olimpiade 2020, Piala AFF Wanita, dan SEA Games 2019.

Untuk menghadapi tiga turnamen tersebut, pelatih Rully Nere berencana akan mengadakan pemusatan latihan dengan beberapa agenda latihan yang sudah disusun.

Pemusatan latihan tahap pertama untuk seleksi pemain akan dilakukan di Sawangan, Depok dari 13 Januari sampai dengan 31 Januari.

"Saya berencana akan menyeleksi 30 pemain. Sebanyak 25 pemain yang sudah ada dari dua turnamen sebelumnya masih saya panggil, sisanya lima orang lagi berasal dari rekomendasi staf pelatih lain dan Asprov PSSI,” kata Rulli dikutip dari laman PSSI, Selasa (8/1/2019).

Sebelumnya, timnas putri sudah menjalani putaran pertama Pra-Olimpiade di Palestina. Setelah takluk dari Yordania 0-3 di laga terakhir, Indonesia menempati posisi kedua Grup D dengan nilai empat.

Sebelumnya, Indonesia ditahan imbang tuan rumah Palestina 1-1 dan menang 3-1 atas Maladewa. Indonesia berhak menemani Yordania dengan keunggulan selisih gol yang lebih baik dari Palestina yang juga mengumpulkan empat poin.

Selain putaran pertama Pra-Olimpiade, timnas putri juga menjalani turnamen FAS Women’s International Quadrangular di Singapura tahun lalu. Pada laga pertama, Indonesia kalah tipis 0-1 dari Luxemburg. Sementara itu, pada laga lainnya, Singapura menang 1-0 atas Maladewa.

Baca juga: Timnas Putri Indonesia Lolos ke Putaran Pertama Pra-Olimpiade

Di laga kedua, Luxemburg menang telak 4-0 atas Singapura. Adapun Indonesia kalah adu penalti 1-3 dari Maladewa setelah bermain imbang 0-0 di waktu normal.

Evaluasi performa timnas Indonesia seusai dua turnamen sebelumnya segera dilakukan.

"Yang terpenting adalah mengembalikan kondisi fisik pemain. Kedua adalah latihan dasar. Karena kita tahu, pemain sepak bola wanita tidak menerima tempaan permainan di putaran kompetisi," kata Rully Nere.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X