Kompas.com - 10/04/2018, 17:32 WIB
Pesepak bola Timnas U-22 Indonesia Septian David Maulana melakukan selebrasi setelah membobol gawang Timnas U-22 Myanmar pada laga perebutan medali perunggu sepak bola SEA Games XXIX di Stadion Majlis Perbandaran Selayang, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (29/8/2017). Timnas sepak bola U-22 Indonesia menyumbang medali perunggu setelah menang 3-1 atas Myanmar. ANTARA FOTO / SIGID KURNIAWANPesepak bola Timnas U-22 Indonesia Septian David Maulana melakukan selebrasi setelah membobol gawang Timnas U-22 Myanmar pada laga perebutan medali perunggu sepak bola SEA Games XXIX di Stadion Majlis Perbandaran Selayang, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (29/8/2017). Timnas sepak bola U-22 Indonesia menyumbang medali perunggu setelah menang 3-1 atas Myanmar.

KOMPAS.com - Gelandang andalan Timnas U-23 Indonesia yang kini bermain bersama Mitra Kukar FC, Septian David Maulana, kini sedang mengalami masa sulit. Dalam tiga laga terakhir, Septian tidak pernah bermain sejak menit awal pertandinngan.

Pelatih baru Mitra Kukar, Rafael Berges Merin, lebih memilih Dedi Hartono untuk mengisi lini tengah tim berjulukan Naga Mekes ini. Meskipun begitu, Septian tak ingin mengeluhkan minimnya kesempatan yang didapatnya.

"Saya harus siap kapan pun dimainkan. Pelatih yang tahu strategi dan semuanya. Saya sebagai pemain hanya bisa bekerja di lapangan sesuai instruksi pelatih," kata Septian dikutip dari Bolasport.com.

(Baca Juga: Kepada Siapa Jonathan Bauman Mempersembahkan Gol Perdana di Persib)

Menjadi andalan Luis Milla di Timnas U-23 tetapi jarang mendapatkan kesempatan di klub tentunya menimbulkan pertanyaan. Apalagi Luis Milla dan Rafael Berges berasal dari negara yang sama, yakni Spanyol.

Menurut pemain asal Semarang ini, Luis Milla dan Rafael Berges tidak jauh berbeda ketika melatih.

"Hanya saja saya harus lebih mengerti lagi apa yang diinginkan coach Rafa di lapangan," ujar Septian menambahkan.

Hingga pekan ke-3 Liga 1, Mitra Kukar belum meraih kemenangan. Tim asal Kutai Kartanegara ini menelan dua kekalahan dan satu hasil imbang. Akibatnya, Bayu Pradana dkk duduk di peringkat kedua terbawah klasemen sementara Liga 1. (Budi Kresnadi)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X