AC Milan Terlalu Lama Hidup dalam Sejarah - Kompas.com

AC Milan Terlalu Lama Hidup dalam Sejarah

Kompas.com - 10/01/2018, 13:55 WIB
Striker AC Milan, Carlos Bacca, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Torino dalam laga Serie A di Stadio Olimpico Grande Torino, Senin (16/1/2017).MARCO BERTORELLO / AFP Striker AC Milan, Carlos Bacca, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Torino dalam laga Serie A di Stadio Olimpico Grande Torino, Senin (16/1/2017).

KOMPAS.com - Penyerang Villarreal, Carlos Bacca, mengatakan bahwa mantan klubnya, AC Milan, sudah terlalu lama hidup dalam bayang-bayang kesuksesan masa lalu. Ini membuat Rossoneri kesulitan menemukan solusi dari masalah yang dihadapi saat ini.

Bacca berlabuh di Milan setelah direkrut dari Sevilla pada Juli 2015. Selama berseragam tim Merah Hitam itu, dia bisa mengoleksi 34 gol dalam semua kompetisi dan membantu mereka memenangi Piala Super Coppa Italia musim lalu dan bisa berlaga di Liga Europa musim 2017-2018.

Namun, penyerang asal Kolombia berusia 31 tahun ini kembali Liga Spanyol dan bergabung dengan Villarreal pada musim panas lalu dengan status pinjaman.

(Baca Juga: Jawaban Philippe Coutinho Saat Ditanya soal Lionel Messi dan Neymar)

Masuknya pemilik baru dari China membuat Milan bisa mendatangkan banyak pemain baru yang diharapkan dapat memberikan banyak perubahan dan mengembalikan kejayaan masa lalu Milan.

Faktanya, musim ini mereka tetap kesulitan untuk bisa bersinar. Saat ini Milan tercecer di urutan ke-11 Liga Italia karena baru mengemas 28 poin sehingga mengundang komentar Bacca.

"Di Milan bukanlah sebuah langkah mundur dalam karier saya. Sungguh, itu bukan Milan yang kita tahu dari sejarah, namun Anda tidak hidup dalam sejarah saja," kata Bacca seperti dilansir BolaSport.com dari Football Italia.

"Milan lama tidak menjadi yang terbaik. Saya datang ke sana karena sejarah klub, tetapi saya malah mengalami banyak kejutan. Terlalu lama mereka hidup dalam sejarah," ucap dia.

Terbaru, Milan memecat pelatih Vincenzo Montella dan menunjuk Gennaro Gattuso sebagai pengganti. Namun, tetap belum terlihat perkembangan signifikan. (Wisnu Nova Wistowo)


EditorAloysius Gonsaga AE
SumberBolaSport
Komentar

Close Ads X