Cerita Saudara soal Catur yang Ingin Lihat Aksi Irfan Bachdim - Kompas.com

Cerita Saudara soal Catur yang Ingin Lihat Aksi Irfan Bachdim

Kompas.com - 03/09/2017, 14:49 WIB
Pemakaman Catur Juliantono, suporter yang meninggal karena terkena petasan saat laga Indonesia versus Fiji, Minggu (3/9/2017).Hary Prasetya/BolaSport.com Pemakaman Catur Juliantono, suporter yang meninggal karena terkena petasan saat laga Indonesia versus Fiji, Minggu (3/9/2017).

KOMPAS.com - Suporter timnas Indonesia, Catur Juliantono, meninggal dunia seusai menyaksikan pertandingan timnas melawan Fiji dalam laga persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (2/9/2017).

Catur meninggal setelah terkena petasan yang dinyalakan oleh suporter Indonesia dari tribune selatan menuju tribune timur selepas pertandingan berakhir.

Catur datang ke Stadion Patriot bersama dengan kedua saudaranya, Haikal Fajri dan Taufik Hidayat, yang sama-sama masih berusia 13 tahun.

Saat dikonfirmasi langsung oleh BolasSport.com, Haikal mengaku ia menemani Catur karena ingin melihat Irfan Bachdim.

"Catur ngajak saya menonton timnas karena dia mau lihat Irfan Bachdim. Jadi, saya bersama Taufik berangkat ke stadion bersama Catur," kata Haikal di rumah almarhum yang terletak di Kampung Sumur Utara, Klender, Jakarta Timur, Minggu (3/9/2017).

Haikal menambahkan, Catur memang sangat senang menonton sepak bola, terutama timnas Indonesia.

Ia sering menyaksikan timnas Indonesia bertanding setelah Irfan Bachdim bergabung dengan tim Merah Putih.

"Yang saya tahu seperti itu. Jadi, pas Irfan Bachdim bergabung ke timnas, Catur sering menonton bola," kata Haikal.

"Untuk mendukung klub-klub lokal di Indonesia, Catur tidak suka, hanya menonton timnas," kata Haikal.

Perlu diketahui, Irfan Bachdim dipanggil oleh pelatih timnas Indonesia, Luis Milla, untuk pertandingan kontra Fiji bersama dengan 18 pemain lainnya.

Penyerang Bali United itu hanya bermain selama 45 menit babak pertama. Setelah itu, dia digantikan oleh Rizki Pora.

Saat ini, Catur sudah dimakamkan di TPU Kober, Klender, Jakarta Timur, pada pukul 11.00 WIB.

Pemakaman itu juga dihadiri oleh perwakilan PSSI.


EditorEris Eka Jaya
SumberBolaSport
Komentar

Terkini Lainnya

Marek Hamsik Harap Juventus Kembali Tersandung

Marek Hamsik Harap Juventus Kembali Tersandung

Liga Italia
Valentino Rossi Beri Komentar tentang Masa Sulit Lorenzo di Ducati

Valentino Rossi Beri Komentar tentang Masa Sulit Lorenzo di Ducati

Olahraga
Bintang Muda AS Roma Bangga Bisa Gantikan Peran Mo Salah

Bintang Muda AS Roma Bangga Bisa Gantikan Peran Mo Salah

Liga Italia
AS Roma Siapkan Pertahanan Berlapis untuk Redam Mo Salah

AS Roma Siapkan Pertahanan Berlapis untuk Redam Mo Salah

Liga Champions
Sane: Guardiola Pelatih Terbaik Dunia

Sane: Guardiola Pelatih Terbaik Dunia

Liga Inggris
Strootman: Lawan Liverpool di Anfield Akan Sulit bagi Roma

Strootman: Lawan Liverpool di Anfield Akan Sulit bagi Roma

Liga Champions
Vieira Enggan Tanggapi Rumor Gantikan Wenger di Arsenal

Vieira Enggan Tanggapi Rumor Gantikan Wenger di Arsenal

Liga Inggris
Amir Khan Pilih Broner Daripada Kell Brook

Amir Khan Pilih Broner Daripada Kell Brook

Olahraga
Gary Neville Sarankan Diego Simeone Jadi Suksesor Wenger di Arsenal

Gary Neville Sarankan Diego Simeone Jadi Suksesor Wenger di Arsenal

Liga Inggris
Ardi Idrus: Rico Cepat, Saya Juga Bisa Cepat

Ardi Idrus: Rico Cepat, Saya Juga Bisa Cepat

Liga Indonesia
Petenis Cantik, Sania Mirza Umumkan Kehamilan

Petenis Cantik, Sania Mirza Umumkan Kehamilan

Olahraga
Dikritik karena Gaya Rambut, Pogba Lebih Dengarkan Nasihat Buffon

Dikritik karena Gaya Rambut, Pogba Lebih Dengarkan Nasihat Buffon

Liga Inggris
Biaya Terlalu Mahal, Babel Elektrik Batal Boyong Cristian Gonzales

Biaya Terlalu Mahal, Babel Elektrik Batal Boyong Cristian Gonzales

Liga Indonesia
Mario Gomez Siapkan Pengganti Febri dan Supardi

Mario Gomez Siapkan Pengganti Febri dan Supardi

Liga Indonesia
 Tunggal Putera Hadapi Tantangan Berat di BAC

Tunggal Putera Hadapi Tantangan Berat di BAC

Olahraga

Close Ads X