Kompas.com - 26/08/2017, 14:29 WIB
Bek Persipura, Ricardo Salampessy, dalam sesi latihan pagi skuat Mutiara Hitam di Batu, Malang, pada Selasa (15/3/2016). SUCI RAHAYU/JUARA.NETBek Persipura, Ricardo Salampessy, dalam sesi latihan pagi skuat Mutiara Hitam di Batu, Malang, pada Selasa (15/3/2016).
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Pemain Persipura Jayapura, Ricardo Salampessy, memberikan nasehat kepada para pemain timnas U-22 Indonesia yang berlaga pada semifinal SEA Games 2017. Salampessy meminta pasukan Luis Milla tidak termakan provokasi lawan di samping agar Osvaldo Haay dan kolega tampil lebih fokus.

Duel yang berlangsung pada Sabtu (26/8/2017) malam nanti bakal penuh tensi, mengingat rivalitas Indonesia dan Malaysia. Bukan mustahil, para pemain Garuda Muda terpancing untuk bermain keras yang menjurus kasar.

Baca Juga: SEA Games 2017, Indonesia Harus Mewaspadai Periode Produktif Malaysia

Ini sudah terbukti sepanjang laga babak penyisihan grup. Tim besutan Milla ini kerap mudah terpancing provokasi lawan sehingga kartu kuning kerap melayang. Bahkan, satu kartu merah didapatkan Hanif Sjahbandi pada laga melawan Vietnam.

Selain kartu, pemain Indonesia juga kerap tersulut emosinya dan terlibat kericuhan di lapangan. Hal ini terjadi pada laga melawan Timor Leste dan Kamboja. Akibatnya, beberapa pemain menerima hukuman kartu yang sebenarnya bisa dihindari.

"Tetap semangat, awas provokasi dari tim lawan serta fokus dan konsentrasi dalam segala situasi," pesan Salampessy.

Baca Juga: Semifinal Lawan Malaysia, Timnas Indonesia Harus Waspadai Adu Penalti

Salampessy meyakini bahwa peluang Indonesia untuk meraih medali emas SEA Games 2017 ini cukup terbuka. Pemain yang membela timnas pada SEA Games 2005 ini berharap Indonesia menang dalam duel nanti.

"Harapannya sudah pasti menang," ujar Salampessy.

Di mata Salampessy, peluang Indonesia untuk bisa meraih kemenangan atas Malaysia pada laga di Stadion Shah Alam terbuka lebar. Salampessy melihat mental para pemain sudah terbentuk sejak laga-laga berat pada fase grup, termasuk melawan Thailand dan Vietnam.

"Mental mereka tangguh dan terbukti selama penyisihan grup. Sayang saja harus kehilangan Hansamu Yama dan Marinus Wanewar," tutur Salampessy.

Hansamu dan Marinus akan absen membela Indonesia karena akumulasi kartu kuning. Selain kedua pemain tersebut, Indonesia juga kehilangan Muhamad Hargianto dengan alasan yang sama. Mereka mendapatkan kartu kuning pada laga melawan Kamboja.

Baca tentang


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X