Kompas.com - 22/06/2017, 11:26 WIB
Fullback Persija Jakarta, Rezaldi Hehanusa (kanan), bersama rekan setimnya bersiap untuk memulai babak kedua kontra Mitra Kukar pada pekan keenam Liga 1 musim 2017 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (14/5/2017). Laga berakhir imbang 1-1. HERKA YANIS PANGARIBOWO/BOLA/JUARA.NETFullback Persija Jakarta, Rezaldi Hehanusa (kanan), bersama rekan setimnya bersiap untuk memulai babak kedua kontra Mitra Kukar pada pekan keenam Liga 1 musim 2017 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (14/5/2017). Laga berakhir imbang 1-1.
|
EditorEris Eka Jaya

JAKARTA, KOMPAS.com - Klub Liga 1 dan Liga 2, Persija dan Persis Solo, terkena sanksi dari Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) akibat ulah suporter kedua tim. 

Keputusan ini diambil oleh Komdis dalam sidang kedelapan yang digelar pada Rabu (21/6/2017) berdasarkan keterangan tertulis PSSI yang diterima di Jakarta, Kamis (22/6/2017).

Persija Jakarta dikenai sanksi denda Rp 30 juta karena suporternya terbukti membentangkan spanduk yang berisikan singgungan terhadap isu SARA dan melempar petasan pada pertandingan PS TNI.

Kemudian, Persis Solo dijatuhi hukuman berupa larangan memakai atribut ke dalam stadion sebanyak tiga laga dan denda Rp 15 juta karena para pendukung Persis Solo terbukti datang ke Bantul lalu merusak mural lambang PSIM Yogyakarta.

Pendukung Persis juga menuliskan kata-kata penghinaan di papan skor yang ditujukan kepada PSIM Yogyakarta pada pertandingan Persiba Bantul melawan Persis Solo, padahal sudah dilarang dalam pertemuan teknis.

Selain itu, manajemen Persis Solo menolak hadir pada sidang Komisi Disiplin di Yogyakarta karena menganggap sidang Komisi Disiplin akan mendapat tekanan dari supporter PSIM Yogyakarta. 

Di samping Persija dan Persis Solo, Komisi Disiplin menghukum tujuh panitia pelaksana pertandingan (panpel) dengan alasan beragam.

Baca juga: Persija Jakarta Akan Tanding Lawan Espanyol di Bekasi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Panpel Persiba Bantul disanksi denda Rp 10 juta karena membiarkan suporter merusak mural lambang PSIM Yogyakarta dan menuliskan kata-kata penghinaan di papan skor yang ditujukan terhadap PSIM Yogyakarta pada pertandingan Persiba Bantul melawan Persis Solo.

Panpel Bali United dikenai sanksi berupa denda Rp 10 juta karena pendukung Bali United terbukti melakukan pelemparan botol pada pertandingan melawan Bhayangkara FC.

Panpel Arema FC dihukum denda Rp 10 juta karena suporter Arema FC terbukti melakukan pelemparan ke pemain di lapangan pada pertandingan Arema FC melawan Perseru Serui.

Panpel Persib Bandung disanksi berupa denda Rp 45 juta karena suporter Persib terbukti melempar botol air mineral ke arah pemain di lapangan pada laga Persib melawan Persiba Balikpapan.

Halaman:


Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semifinal Indonesia Open: Jelang Lawan Jonatan, Axelsen Kirim Pujian

Semifinal Indonesia Open: Jelang Lawan Jonatan, Axelsen Kirim Pujian

Badminton
Chelsea Vs Man United: 3 Pilar Tumbang, The Blues Dipastikan Pincang

Chelsea Vs Man United: 3 Pilar Tumbang, The Blues Dipastikan Pincang

Liga Inggris
Borobudur Marathon 2021: 48 Detik Berbuah Rp 10 Juta dari Ganjar

Borobudur Marathon 2021: 48 Detik Berbuah Rp 10 Juta dari Ganjar

Sports
Mancini soal Potensi Lawan Portugal di Playoff Piala Dunia: Kami Ingin Menghindari Mereka...

Mancini soal Potensi Lawan Portugal di Playoff Piala Dunia: Kami Ingin Menghindari Mereka...

Internasional
Skenario Terburuk Italia di Playoff Piala Dunia: Lawan Ronaldo Tanpa 5 Pemain Inti!

Skenario Terburuk Italia di Playoff Piala Dunia: Lawan Ronaldo Tanpa 5 Pemain Inti!

Internasional
Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia Open 2021: Greysia/Apriyani Main di Partai Kelima

Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia Open 2021: Greysia/Apriyani Main di Partai Kelima

Badminton
Berapa Tinggi Ring Basket Standar Internasional?

Berapa Tinggi Ring Basket Standar Internasional?

Sports
Keuntungan Portugal jika Harus Lawan Italia di Final Playoff Piala Dunia

Keuntungan Portugal jika Harus Lawan Italia di Final Playoff Piala Dunia

Internasional
Indonesia Open: Marcus/Kevin Unggul 'Head to Head' atas Wakil India, tetapi...

Indonesia Open: Marcus/Kevin Unggul "Head to Head" atas Wakil India, tetapi...

Badminton
Fajar/Rian Absen di BWF World Tour Finals, Marcus/Kevin Pastikan Ranking 1

Fajar/Rian Absen di BWF World Tour Finals, Marcus/Kevin Pastikan Ranking 1

Badminton
Gebrakan Gerrard di Aston Villa: Ikuti Pendekatan Klopp, Bikin Akun Instagram “Rahasia”

Gebrakan Gerrard di Aston Villa: Ikuti Pendekatan Klopp, Bikin Akun Instagram “Rahasia”

Liga Inggris
Semifinal Indonesia Open 2021: Dominasi Greysia/Apriyani atas Wakil Thailand

Semifinal Indonesia Open 2021: Dominasi Greysia/Apriyani atas Wakil Thailand

Badminton
Profil Agus Prayogo, Atlet Lari Jarak Jauh Indonesia dengan Segudang Prestasi

Profil Agus Prayogo, Atlet Lari Jarak Jauh Indonesia dengan Segudang Prestasi

Sports
Menuju Man United, Daya Tarik Rangnick Lebih dari Sekadar Pelatih Interim dan Konsultan

Menuju Man United, Daya Tarik Rangnick Lebih dari Sekadar Pelatih Interim dan Konsultan

Liga Inggris
Rekor Duel Jonatan Christie Vs Axelsen: Kans Jojo Raih Tiket Final Indonesia Open

Rekor Duel Jonatan Christie Vs Axelsen: Kans Jojo Raih Tiket Final Indonesia Open

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.