Kompas.com - 15/01/2017, 18:28 WIB
Manajer Liverpool, Juergen Klopp, bersuka cita dengan para pemainnya berkat kemenangan 1-0 atas Everton, di Stadion Goodison Park, Senin (19/12/2016) waktu setempat. OLI SCARFF/AFPManajer Liverpool, Juergen Klopp, bersuka cita dengan para pemainnya berkat kemenangan 1-0 atas Everton, di Stadion Goodison Park, Senin (19/12/2016) waktu setempat.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

MANCHESTER, KOMPAS.com - Liverpool akan bertandang ke markas Manchester United pada pertandingan lanjutan Premier League, Minggu (15/1/2017) malam.

Bisa membawa pulang kemenangan dari Old Trafford bukanlah pekerjaan mudah bagi Si Merah. Hal tersebut tidak terlepas catatan 11 kekalahan dari 14 laga terakhir di Premier League yang digelar di Old Trafford.

Namun, jangan coret dulu peluang Liverpool memenangi laga nanti malam.

Berikut tiga alasan Liverpool mampu mengecundang Man United:

1. Rekor luar biasa melawan enam besar

Liverpool telah mengantongi total 11 poin dari lima laga melawan enam tim besar sejauh musim ini. Tiga kemenangan ditorehkan si Merah atas Arsenal, Chelsea, dan Manchester City.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sisanya, mereka bermain imbang kontra Tottenham Hotspur dan Manchester United.

Lebih luas lagi, Liverpool sudah 13 kali melawan tim enam besar sejak ditangani manajer Juergen Klopp sejak 8 Oktober 2015.

Hasilnya, Klopp hanya sekali menelan kekalahan saat takluk 0-1 dari Manchester United di Anfield pada Januari 2016. Saat itu, Man United dilatih Louis van Gaal.

Hal ini menjadi pertanda baik bagi Liverpool. Terlebih, Man United hanya sekali meraih kemenangan dari lima pertandingan terakhir melawan enam tim teratas musim ini.

2. Kembalinya Philippe Coutinho

Coutinho telah kembali memperkuat tim utama. Pemain Brasil tersebut tampil melawan Southampton pada semifinal pertama Piala Liga, pertengahan pekan ini.

Pertandingan tersebut menjadi laga perdana Coutinho setelah absen akibat mengalami cedera saat melawan Sunderland pada akhir November 2016.

Comeback-nya Coutinho menjadi modal penting melawan Man United. Coutinho langsung menunjukkan kualitasnya mekipun dia tidak mencetak gol selama 60 menit bermain pada laga tersebut.

Sejauh ini, dia telah mencetak enam gol dan enam assist dari 15 penampilan di semua ajang.

3. Tempat sempurna untuk kembali menang

Liverpool belum mencicipi kemenangan pada tahun 2017. Dari 3 laga, Liverpool meraih 2 hasil imbang (2-2 Sunderland, 0-0 Plymouth Argyle) dan sekali menelan kekalahan dari Southampton dengan skor 0-1.

Namun, Old Trafford bakal menjadi tempat mereka bangkit untuk meraih kemenangan dan kembali jalur persaingan gelar juara. Menang di kandang Setan Merah tentu akan menjadi booster dalam perjalanan Si Merah. 

Saat ini, Liverpool berada di peringkat keempat dengan koleksi 44 poin. Mereka terpaut delapan poin dari Chelsea sebagai pemuncak klasemen sementara.

Juara Barcelona 5-0 Las Palmas: Rekor Messi

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber shoot
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.