Kompas.com - 08/11/2016, 08:17 WIB
Striker Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, merayakan gol ke gawang Swansea City bersama Phil Jones dan Ashley Young, Minggu (6/11/2016). GEOFF CADDICK/AFP/Striker Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, merayakan gol ke gawang Swansea City bersama Phil Jones dan Ashley Young, Minggu (6/11/2016).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati


MANCHESTER, KOMPAS.com - Penyerang Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, meminta maaf atas skorsing yang membuat dia absen dalam pertandingan lanjutan Premier League kontra Arsenal pada 19 November 2016.

Ibra sukses mencetak 2 gol yang membuat Setan Merah menang 3-1 atas Swansea City pada Minggu (6/11/2016). 

Namun, Ibra melakukan kesalahan fatal sehingga bomber asal Swedia tersebut diganjar kartu kuning pada menit ke-76. Pemain yang direkrut secara gratis dari Paris Saint-Germain tersebut menjatuhkan Leroy Fer. Dari tayangan ulang, kaki Ibra tampak mendarat di wajah Fer.

Bagi Ibra, kartu kuning tersebut merupakan kartu kuning ke-5. Dengan begitu, Ibra mendapatkan sanksi larangan tampil selama satu laga sehingga dia harus absen kontra Arsenal.

"Kalian tahu? Saya selalu mendapatkan kartu kuning setiap saya melancarkan tackle atau apapun itu. Saya tidak tahu bagaimana penjelasannya karena saya terlalu lelah dan saya tidak mendengar dia (wasit Neil Swarbrick)," kata Ibra kepada MUTV.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di Inggris, sepak bola adalah permainan keras dan lebih secara fisik. Saya hanya perlu menerimanya. Saya harus profesional. Saya meminta maaf karena tak bisa tampil pada pertandingan nanti," kata Ibra.

Ibra mengaku yakin timnya bisa memetik kemenangan pada laga nanti meskipun tanpa dia.

"Saya yakin dengan rekan-rekanku dan tim. Saya tahu mereka bisa tampil bagus meskipun tanpa saya," ujar Ibra.

Duel nanti bakal berjalan sengit. Saat ini, Arsenal berada di peringkat ke-4 dengan merangkum 24 poin. Sementara Man United berada di peringkat ke-6 dengan torehan 18 poin.

Selain itu, pertandingan ini juga bakal dibumbui perseteruan antara Jose Mourinho dan Arsene Wenger. Bahkan beberapa musim lalu, Mourinho pernah meledek Wenger dengan menganggap dia sebagai pelatih yang selalu gagal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber MUTV
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.