Kompas.com - 28/09/2016, 08:23 WIB
Pelatih Real Madrid, ZInedine Zidane, berteriak memberikan instruksi kepada pemainnya dalam laga Liga Champions di kandang Borussia Dortmund, Selasa (27/9/2016). ODD ANDERSEN/AFPPelatih Real Madrid, ZInedine Zidane, berteriak memberikan instruksi kepada pemainnya dalam laga Liga Champions di kandang Borussia Dortmund, Selasa (27/9/2016).
EditorJalu Wisnu Wirajati

DORTMUND, KOMPAS.com - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, kecewa timnya hanya meraih hasil imbang lantaran Borussia Dortmund bisa menyamakan kedudukan pada menit akhir pertandingan.

Misi Real Madrid pulang dengan raihan angka penuh dari kandang Borussia Dortmund, Selasa (27/9/2016), gagal terealisasi. Pasukan Zidane ditahan tuan rumah 2-2 pada duel fase grup Liga Champions tersebut.

Keunggulan Real Madrid mendekati akhir laga buyar akibat gol penyama skor. Gelandang serang Dortmund, Andre Schuerrle, menjadi pahlawan sehingga timnya terhindar dari kekalahan.

Real Madrid sempat dua kali unggul melalui Cristiano Ronaldo dan Raphael Varane pada laga ini. Namun, Dortmund bisa membalas lewat Pierre-Emerick Aubameyang dan Schuerrle.

Zidane merasa kecewa melihat kenyataan karena pasukannya melakukan segala usaha buat kembali ke jalur kemenangan.

"Para pemain tampil bagus. Hasil akhir sulit untuk diterima karena kami layak mendapatkan lebih dari ini. Namun, skor imbang bukan hasil jelek," kata Zidane dalam jumpa pers pascalaga, dikutip situs UEFA.

Sang pelatih membagi penampilan timnya menjadi dua. Mereka berada di bawah dominasi Dortmund pada babak pertama. Terbukti dari angka tembakan Dortmund yang mencapai 10 upaya pada 45 menit pertama, sedangkan Madrid hanya melepas dua shots.

Beberapa kali, koordinasi Sergio Ramos cs di lini belakang mudah dipecah oleh barisan pemain ofensif Dortmund.

Total, Madrid menerima 20 tembakan sepanjang laga. Jumlah tersebut menjadi angka percobaan terbanyak yang pernah dihadapi El Real sejak diasuh Zidane mulai Januari lalu.

"Kami mengalami kesulitan pada babak pertama, tetapi saya sangat bangga melihat cara kami bermain," ujar pelatih asal Perancis itu.

"Sangat disayangkan kami hanya meraih hasil imbang dalam tiga partai terakhir. Rasanya menyakitkan ketika Anda kebobolan tiga menit menjelang laga selesai," kata Zidane lagi.

Bagi Cristiano Ronaldo cs, hasil imbang di Dortmund melanjutkan tren kegagalan menang mereka. Dalam tiga partai terakhir di berbagai ajang, El Real selalu ditahan imbang oleh lawan berseragam dominan kuning.

Sebelum oleh Dortmund, Madrid mengalaminya di La Liga kala bersua Las Palmas (2-2) dan Villarreal (1-1). (Beri Bagja) 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.