Duel Italia Vs Jerman, Kuras Fisik dan Emosi

Kompas.com - 02/07/2016, 15:12 WIB
Ekspresi Gianluigi Buffon saat Italia unggul 1-0 atas Belgia, dalam laga Grup E Piala Eropa 2016 di Parc Olympique Lyonnais, Senin (13/6/2016) waktu setempat. JEFF PACHOUD/AFP Ekspresi Gianluigi Buffon saat Italia unggul 1-0 atas Belgia, dalam laga Grup E Piala Eropa 2016 di Parc Olympique Lyonnais, Senin (13/6/2016) waktu setempat.
EditorJalu Wisnu Wirajati

BORDEAUX, KOMPAS.com - Kapten tim nasional Italia, Gianluigi Buffon, menilai pertandingan melawan Jerman pada perempat final Piala Eropa 2016, Sabtu (2/7/2016), bakal menguras emosi dan fisik pemain dari kedua tim.

"Tak ada jalan selain berusaha terus mengembangkan diri, mencoba lolos dan tetap bermimpi. Jika melihat lawan yang dihadapi, kami tahu betapa sulitnya hal tersebut," ucap dia kepada AOL.

"Laga ini akan menguras emosi dan menuntut aspek fisik didorong mencapai batas. Akan tetapi, kami sudah sangat menyadarinya dan yang paling penting adalah menjalani pertandingan," kata Buffon menjelaskan.

Satu hal yang pasti, Italia tidak kekurangan rasa percaya diri. Mereka sejauh ini telah mengalahkan beberapa tim kuat termasuk Belgia, Swedia, dan Spanyol.

Buffon punya dua pengalaman berharga melawan Jerman di turnamen, yaitu di semifinal Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2012. Dalam dua kesempatan itu, Italia berhasil mengungguli Tim Panser.

"Kami bukan favorit pada 2012 dan kami butuh hal istimewa untuk sampai ke final dan mencetak sejarah. Untuk pertandingan nanti, ada beberapa kesamaan dengan Piala Eropa 2012. Pembeda kali ini mungkin karena Jerman berstatus juara Piala Dunia," ucap Buffon.

"Laga ini akan menguras emosi dan menuntut aspek fisik didorong mencapai batas. Akan tetapi, kami sudah sangat menyadarinya dan yang paling penting adalah menjalani pertandingan," kata Buffon menjelaskan.

Satu hal yang pasti, Italia tidak kekurangan rasa percaya diri. Mereka sejauh ini telah mengalahkan beberapa tim kuat termasuk Belgia, Swedia, dan Spanyol.

Buffon punya dua pengalaman berharga melawan Jerman di turnamen, yaitu di semifinal Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2012. Dalam dua kesempatan itu, Italia berhasil mengungguli Tim Panser.

"Kami bukan favorit pada 2012 dan kami butuh sesuatu yang istimewa untuk sampai ke final dan mencetak sejarah," tuturnya.

Untuk pertandingan nanti, ada beberapa kesamaan dengan Piala Eropa 2012, setidaknya di atas kertas dan jurang (pemisah) mungkin lebih lebar mengingat mereka adalah juara Piala Dunia," ucap Buffon.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber JUARA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X