Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Membandingkan Rapor Buffon dan Neuer untuk Adu Penalti

Kompas.com - 02/07/2016, 12:04 WIB
Anju Christian

Penulis

KOMPAS.com - Italia pantas diunggulkan apabila melakoni adu penalti kontra Jerman pada perempat final Piala Eropa di Stadion Matmut Atlantique, Sabtu (2/7/2016).

Sebab, Gianluigi Buffon yang berdiri di bawah mistar, sudah tidak asing dengan babak "tos-tosan" pada turnamen internasional.

Bersama tim berjulukan Gli Azzurri, Buffon sudah melakoninya sebanyak tiga kali, dua di antaranya berujung kemenangan.

Terakhir, Italia memenangi adu penalti melawan Inggris di Stadion Olimpiyskiy pada perempat final Piala Eropa 2012. Buffon menggagalkan usaha Ashley Cole sebagai penendang terakhir ketika itu.

Berbanding terbalik dengan Manuel Neuer. Dari 69 pertandingan yang dijalani bersama Die Mannschaft, julukan Jerman, dia tidak pernah mengenyam babak adu penalti.

Neuer tidak lantas bersikap minder meski pengalamannya terlihat inferior dari Buffon. Dia bahkan mendeklarasikan kesiapan maju sebagai eksekutor.

"Kalau ada adu penalti melawan Italia, pekerjaan saya yakni fokus menjaga gawang. Namun, saya akan maju apabila pemain lain merasa takut," tutur Neuer seperti dilansir Tagesspiegel, Kamis (30/6/2016).

Kekuatan mental Neuer sebagai eksekutor memang telah terbukti pada final Liga Champions 2012. Dia maju sebagai eksekutor ketiga dan menaklukkan Petr Cech, yang berdiri di bawah mistar Chelsea.

Hanya, laga tersebut gagal dimenangi Neuer dan Bayern Muenchen. Kegagalan dua eksekutor terakhir, Ivica Olic dan Bastian Schweinsteiger menjadi penyebabnya.

Adapun untuk penalti waktu normal atau babak tambahan, Neuer memiliki statistik seimbang dengan Buffon.

Neuer mampu menggagalkan 15 dari 47 penalti (31,9 persen) sepanjang kariernya. Sementara itu, Buffon mampu menaklukkan 28 dari 89 (31,4) eksekutor.

ANDREAS JOEVI/JUARA.net Bagan babak perempat final Piala Eropa 2016.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Si Jalak Harupat Masih Harus Gunakan VAR Mobile, Belum Bisa Permanen

Si Jalak Harupat Masih Harus Gunakan VAR Mobile, Belum Bisa Permanen

Liga Indonesia
Arne Slot Pastikan Jadi Pengganti Juergen Klopp di Liverpool

Arne Slot Pastikan Jadi Pengganti Juergen Klopp di Liverpool

Liga Inggris
Phil Foden Terpilih Jadi Pemain Terbaik Premier League 2023-2024

Phil Foden Terpilih Jadi Pemain Terbaik Premier League 2023-2024

Liga Inggris
Tiga Fakta Persib Bandung Vs Bali United: Rekor Bagus Serdadu Tridatu

Tiga Fakta Persib Bandung Vs Bali United: Rekor Bagus Serdadu Tridatu

Liga Indonesia
Serbet Kontrak Pertama Lionel Messi di Barcelona Terjual Rp 15,4 Miliar

Serbet Kontrak Pertama Lionel Messi di Barcelona Terjual Rp 15,4 Miliar

Liga Spanyol
Detail Kontrak Thaigo Motta Bersama Juventus

Detail Kontrak Thaigo Motta Bersama Juventus

Liga Italia
Kompetisi Esport Honor Of Kings Invitational Season 2 SEA Qualifier Segera Dimulai, Tim Indonesia Bersiap

Kompetisi Esport Honor Of Kings Invitational Season 2 SEA Qualifier Segera Dimulai, Tim Indonesia Bersiap

Sports
Legenda MU Ryan Giggs Beri Nasihat kepada Pemain Muda di Indonesia

Legenda MU Ryan Giggs Beri Nasihat kepada Pemain Muda di Indonesia

Internasional
Link Live Streaming Persib Vs Bali United, Kickoff 19.00 WIB

Link Live Streaming Persib Vs Bali United, Kickoff 19.00 WIB

Liga Indonesia
Ryan Giggs Sapa Fan Man United di Indonesia, Sebut Bakso dan Sate

Ryan Giggs Sapa Fan Man United di Indonesia, Sebut Bakso dan Sate

Internasional
PUBG Mobile dan SSC North America Berkolaborasi, Hadirkan Mobil Sport Tercepat Dunia

PUBG Mobile dan SSC North America Berkolaborasi, Hadirkan Mobil Sport Tercepat Dunia

Sports
Hasil Thailand Open 2024, Rinov/Pitha Harus Puas Sampai Semifinal

Hasil Thailand Open 2024, Rinov/Pitha Harus Puas Sampai Semifinal

Sports
Tiga Alasan Persib Bisa ke Final Championship Series dan Akhiri Tren Lawan Bali United

Tiga Alasan Persib Bisa ke Final Championship Series dan Akhiri Tren Lawan Bali United

Liga Indonesia
Allegri Dipecat Juventus, Terima Kasih dari Pria Perancis dan Anak Legenda Milan

Allegri Dipecat Juventus, Terima Kasih dari Pria Perancis dan Anak Legenda Milan

Liga Italia
Borneo FC Siap Balas Dendam demi Kawinkan Gelar Liga 1 2023-2024

Borneo FC Siap Balas Dendam demi Kawinkan Gelar Liga 1 2023-2024

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com