Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Borneo FC Siap Balas Dendam demi Kawinkan Gelar Liga 1 2023-2024

Kompas.com - 18/05/2024, 13:32 WIB
Suci Rahayu,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Borneo FC bak kehabisan bensin dalam liga laga terakhir. Sempat tancap tancap gas sepanjang musim, Borneo kini tampak melempem memasuki akhir musim. Kini, Stefano Lilipaly cs harus menjalani laga leg kedua semifinal Championship Series Liga 1 2023-2024 dengan seksama. 

Apalagi, Borneo menelan kekalahan 0-1 dari Madura United FC pada laga leg pertama semifinal di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (15/5/2024) malam lalu.

Stefano Lilipaly dkk wajib menang dengan selisih dua gol untuk melaju ke partai pamungkas. Namun, impian mengawinkan trofi juara reguler series dan Liga 1 2023-2024 akan hilang apabila tak bisa mencetak gol.

Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra, mengaku tidak sabar melakukan balas dendam kepada Madura United dan memutar balik keadaan pada laga leg kedua ini di Stadion Batakan Balikpapan, Minggu (19/5/2024) malam.

“Jadi, kami menantikan pertandingan selanjutnya di Batakan. Ini akan menjadi pertandingan besar lagi. Saya rasa kami harus melihat dan mengeluarkan kepercayaan diri kami di babak ini,” ujarnya.

Baca juga: 3 Fakta Kemenangan Madura United atas Borneo FC di Championship Series Liga 1

Meskipun tim berjuluk pesut Etam tersebut diterpa badai cedera yang menyulitkan langkah melawan Madura United. 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Sports Kompascom (@sports.kompascom)

“Kami mempunyai beberapa pemain yang cedera. Jadi, mari lihat siapa yang sudah kembali bugar,” kata Pieter Huistra.

“Sulit untuk memprediksi bagaimana penampilan tim nantinya. Jadi, itu juga bukan kondisi yang bagus,” imbuhnya.

Baca juga: Borneo FC Bidik Championship Series Liga 1 untuk Kawinkan Gelar

Pada laga sebelumnya, pelatih asal Belanda itu mengakui ketangguhan Madura United.

Pada babak pertama, Borneo FC sampai tidak mempunyai celah dan harus membuat perubahan sehingga di babak kedua baru bisa mengontrol sepenuhnya.

"Sangat disayangkan adanya penalti. Saya rasa itu satu-satunya peluang yang dimiliki Madura United di babak kedua," ujar

Catatan statistik menunjukkan Borneo FC kalah dalam segala hal.

Mulai dari ball possession hanya 40 persen, 5 tembakan dan 1 tembakan saja yang mengarah ke gawang.

Sedangkan, Madura United mampu menguasai 60 persen ball possession, 7 usaha ke gawang dengan 4 tembakan tepat sasaran.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Proliga 2024: Jakarta Pertamina Enduro Jaga Asa ke Final Four, Tuah Malang

Proliga 2024: Jakarta Pertamina Enduro Jaga Asa ke Final Four, Tuah Malang

Sports
Stefano Beltrame Bicara Euro 2024: Inggris-Perancis Favorit, Italia tetap Italia...

Stefano Beltrame Bicara Euro 2024: Inggris-Perancis Favorit, Italia tetap Italia...

Internasional
Ahsan/Hendra ke Final Australian Open 2024, Curi Perhatian Media China

Ahsan/Hendra ke Final Australian Open 2024, Curi Perhatian Media China

Badminton
Justin Hubner Sebut Bela Indonesia Jadi Keputusan Terbaik dalam Karier

Justin Hubner Sebut Bela Indonesia Jadi Keputusan Terbaik dalam Karier

Timnas Indonesia
Hasil Euro 2024 Hongaria Vs Swiss 1-3: Sihir Murid Motta, La Nati Menang

Hasil Euro 2024 Hongaria Vs Swiss 1-3: Sihir Murid Motta, La Nati Menang

Internasional
Jadi Official Tea Partner, Teh Pucuk Harum Siap Temani Keseruan Europhoria Piala Eropa 2024

Jadi Official Tea Partner, Teh Pucuk Harum Siap Temani Keseruan Europhoria Piala Eropa 2024

Internasional
Link Live Streaming Spanyol Vs Kroasia, Kickoff Pukul 23.00 WIB

Link Live Streaming Spanyol Vs Kroasia, Kickoff Pukul 23.00 WIB

Internasional
Italia Vs Albania: Ketika Buffon Merasa Tak Biasa…

Italia Vs Albania: Ketika Buffon Merasa Tak Biasa…

Internasional
Euro 2024: Giroud Kiper Perancis, 1.000 Paru-paru Kante Pukau Mbappe

Euro 2024: Giroud Kiper Perancis, 1.000 Paru-paru Kante Pukau Mbappe

Internasional
Italia Vs Albania, Tekanan di Pundak Gli Azzurri

Italia Vs Albania, Tekanan di Pundak Gli Azzurri

Internasional
Australia Open 2024: Hendra/Ahsan Siap Hadapi Unggulan Pertama

Australia Open 2024: Hendra/Ahsan Siap Hadapi Unggulan Pertama

Badminton
Jadwal Siaran Langsung Euro 2024 Malam Ini, Ada Spanyol dan Italia

Jadwal Siaran Langsung Euro 2024 Malam Ini, Ada Spanyol dan Italia

Internasional
Spanyol Vs Kroasia, Modric Sebut La Roja Tim Favorit di Euro 2024

Spanyol Vs Kroasia, Modric Sebut La Roja Tim Favorit di Euro 2024

Internasional
Euro 2024: Pidato Kroos Menenangkan Jerman Usai Membukukan Rekor Kemenangan

Euro 2024: Pidato Kroos Menenangkan Jerman Usai Membukukan Rekor Kemenangan

Internasional
Kisah Ibnu Jamil Dukung Timnas Indonesia bersama Ultras Garuda

Kisah Ibnu Jamil Dukung Timnas Indonesia bersama Ultras Garuda

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com