Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/05/2016, 17:52 WIB
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Jenderal PSSI Azwan Karim mengaku disorot saat menghadiri kongres tahunan FIFA di Meksiko, Jumat (13/5/2016). Penyebabnya adalah wacana perekrutan Jose Mourinho sebagai pelatih tim nasional Indonesia.

Wacana mencuat setelah adanya penuturan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi pada Senin (9/5/2016) lalu. Imam mengaku sempat bertanya kepada Erick Thohir, Presiden Inter Milan dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), terkait nilai kontrak Mourinho.

Komentar Imam sempat dikutip oleh sejumlah media internasional. Tidaklah mengherankan apabila rencana ini turut diketahui oleh petinggi federasi sepak bola negara lain.

Saat kongres tahunan FIFA, mereka sempat menanyakan keseriusan Indonesia kepada perwakilan PSSI yang hadir. Bahkan, ada pula yang mencari tahu tentang nilai kontrak Mourinho.

"Kami menjawab bahwa ini menjadi bukti keseriusan Indonesia untuk pembenahan. Proses harus dijalani, tetapi paling tidak semangatnya sudah ada," kata Azwan di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (16/5/2016).

Terakhir, jabatan pelatih tim nasional diemban oleh Pieter Huistra. Namun, pria asal Belanda itu sudah pindah ke Jepang.

Untuk sosok pengganti Huistra, Azwan lebih condong dengan pelatih lokal. Terlebih lagi, Indonesia dituntut mencari suksesor dengan cepat karena Piala AFF akan digelar pada akhir 2016.

"Sesuai waktu, peluang lebih besar untuk merekrut pelatih lokal," ucap Azwan.

Nantinya, sosok pelatih tim nasional akan ditentukan dalam rapat anggota Komite Eksekutif (Exco).

Kompas Video Selamat Datang Mourinho?
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+