Menang Telak 6-0 Tak Bisa Hapus Kekecewaan PSG

Kompas.com - 17/04/2016, 18:18 WIB
Aksi Zlatan Ibrahimovic saat Paris Saint-Germain menjamu Caen di Parc des Princes, Sabtu (16/4/2016). FRANCK FIFE/AFPAksi Zlatan Ibrahimovic saat Paris Saint-Germain menjamu Caen di Parc des Princes, Sabtu (16/4/2016).
EditorJalu Wisnu Wirajati

PARIS, KOMPAS.com - Paris Saint-Germain mencatat kemenangan telak 6-0 saat menjamu Caen pada lanjutan Liga Perancis di Parc des Princes, Sabtu (16/4/2016). Namun, menurut pelatih Laurent Blanc, kemenangan itu tak bisa menghapus kekecewaan akibat kegagalan timnya di Liga Champions.

PSG menjalani laga menghadapi Caen hanya berselang kekalahan 0-1 dari Manchester City pada perempat final kedua Liga Champions, Selasa (12/4/2016). Hasil tersebut membuat mereka tersisih akibat kalah agregat 2-3.

"Kami bermain baik sesuai dengan rencana. Namun, kemenangan ini tidak menutup kekecewaan kami lantaran gagal melaju di Liga Champions," ujar Blanc kepada beIN Sports, seusai pertandingan.

"Kekecewaan itu tak bisa dilupakan. Kemenangan 6-0 malam ini tak menghapus memori buruk itu. Namun, hidup harus terus berjalan. Kami harus bisa menyelesaikan musim ini dengan baik," tutur mantan pelatih tim nasional Perancis itu.

Menjamu Caen, PSG mengamuk. Dua gol dari Zlatan Ibrahimovic dan masing-masing sebiji gol dari Blaise Matuidi, Edinson Cavani, Angel Di Maria, dan Maxwell merupakan respons PSG usai gagal mencetak gol di kandang Manchester City.

Khusus Ibra, tambahan dua gol menjadikannya pemain pertama di Liga Perancis yang bisa mencetak lebih dari 30 gol dalam satu musim kompetisi setelah Carlos Bianchi pada 1977-1978. Dengan torehan 32 gol, dia juga berkesempatan meraih Sepatu Emas Eropa, lambang supremasi pencetak gol terbanyak di Eropa.

PSG masih bisa berharap menjaga tradisi raihan tiga gelar di kompetisi domestik. Setelah memastikan gelar juara Ligue 1 - kasta tertinggi Liga Perancis, tim berjulukan Les Parisiens itu juga masih punya kans di Piala Perancis dan Piala Liga Perancis.

Juara PSG 6-0 Caen: Kembali Fokus di Domestik



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Madura United Tak Bikin Rencana Musim 2021 Sebelum Ada Kepastian Izin

Madura United Tak Bikin Rencana Musim 2021 Sebelum Ada Kepastian Izin

Liga Indonesia
Kesaksian Alisson Becker kepada Juergen Klopp soal Penalti Burnley

Kesaksian Alisson Becker kepada Juergen Klopp soal Penalti Burnley

Liga Inggris
Tampil Heroik Lawan Barcelona, Kiper Cornella Disebut Petr Cech dan Dapat Cenderamata Ter Stegen

Tampil Heroik Lawan Barcelona, Kiper Cornella Disebut Petr Cech dan Dapat Cenderamata Ter Stegen

Liga Spanyol
Jelang Perempat Final Thailand Open, Ahsan/Hendra Sanjung Penakluk Fajar/Rian

Jelang Perempat Final Thailand Open, Ahsan/Hendra Sanjung Penakluk Fajar/Rian

Badminton
Nestapa Sergio Aguero, Usai Cedera Kini Positif Covid-19

Nestapa Sergio Aguero, Usai Cedera Kini Positif Covid-19

Liga Inggris
Face-off UFC 257, Conor McGregor Semprot Wajah Dustin Poirier yang Terdiam

Face-off UFC 257, Conor McGregor Semprot Wajah Dustin Poirier yang Terdiam

Sports
Alasan Kenapa Mario Mandzukic Bisa Ukir Debut Manis bareng AC Milan

Alasan Kenapa Mario Mandzukic Bisa Ukir Debut Manis bareng AC Milan

Liga Italia
Jadwal dan Link Live Streaming Thailand Open, Perjuangan 3 Wakil Indonesia

Jadwal dan Link Live Streaming Thailand Open, Perjuangan 3 Wakil Indonesia

Badminton
Juergen Klopp soal Kekalahan Liverpool: Itu Salah Saya!

Juergen Klopp soal Kekalahan Liverpool: Itu Salah Saya!

Liga Inggris
London Marathon, Apa Kabar?

London Marathon, Apa Kabar?

Sports
Rekor Pemain Tersubur Dibantah, Kapan Ronaldo Bisa Sah Jadi Raja Gol Dunia?

Rekor Pemain Tersubur Dibantah, Kapan Ronaldo Bisa Sah Jadi Raja Gol Dunia?

Internasional
Cornella Vs Barcelona, 2 Penalti Gagal yang Tak Dimaafkan Koeman

Cornella Vs Barcelona, 2 Penalti Gagal yang Tak Dimaafkan Koeman

Sports
Terungkap Fakta Ronaldo Belum Pantas Jadi Pemain Tersubur di Dunia

Terungkap Fakta Ronaldo Belum Pantas Jadi Pemain Tersubur di Dunia

Internasional
Liverpool Vs Burnley, 2 Rekor Buruk The Reds Usai Tersungkur di Anfield

Liverpool Vs Burnley, 2 Rekor Buruk The Reds Usai Tersungkur di Anfield

Liga Inggris
Rekap Piala Italia, Inter Vs AC Milan Siap Terjadi di Perempat Final

Rekap Piala Italia, Inter Vs AC Milan Siap Terjadi di Perempat Final

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X