Kompas.com - 05/03/2016, 22:09 WIB
Penyerang muda Manchester United, Marcus Rashford (kedua dari kiri), merayakan gol ke gawang Arsenal, pada laga lanjutan Premier League di Stadion Old Trafford, Minggu (28/2/2016). OLI SCARFF/AFPPenyerang muda Manchester United, Marcus Rashford (kedua dari kiri), merayakan gol ke gawang Arsenal, pada laga lanjutan Premier League di Stadion Old Trafford, Minggu (28/2/2016).
EditorJalu Wisnu Wirajati

Terlalu dini untuk mengatakan Rashford akan bersinar sepanjang sisa musim kompetisi. Namun, terbatasnya pilihan di lini depan, ketika Anthony Martial dan Wayne Rooney cedera ternyata mendatangkan opsi satu satunya yang justru membuahkan hasil.

Remaja yang baru akan berusia 19 tahun bulan Oktober mendatang itu menjebol gawang Midtjylland dan Arsenal masing masing dua gol dengan presisi seorang striker pengalaman.

Datang dari Fletcher Moss Junior Football Club, tempat remaja-remaja amatir dibina untuk menarik perhatian para pemandu bakat, seperti juga halnya Wes Brown, Danny Welbeck dan Ravel Morrison bagi Manchester United, Rashford cepat menarik perhatian Van Gaal.

Sebelum “terpaksa” diturunkan menghadapi Midtjylland pekan lalu, Rashford hanya pengisi bangku cadangan saat United tandang ke Watford dan Leicester City.

Cederanya Luke Shaw dan Marcos Rojo sebelum ini, membuat rekan sesama remaja dari Fletcher Moss juga, yaitu Cameron Borthwick-Jackson, lebih dahulu diturunkan oleh Van Gaal sebagai starter ketimbang Rashford.

Terbukti, sang bek kiri muda ini juga mampu memberikan kontribusi yang berarti menggantikan peran Shaw dan Rojo itu. Satu assist sejauh ini dibukukan oleh remaja kelahiran Manchester berusia 19 tahun ini.

Kembali ke Rashford. Saat United mampu mengalahkan Manchester City untuk mendapatkan tanda tangannya pada 2014, remaja ini langsung menunjukkan hasil di pasukan U-18 asuhan Paul McGuiness.

Pada laga UEFA Youth League, Rashford mencetak dua gol ke gawang PSV Eindhoven dan satu penalti menghadapi Wolfsburg. Pada Desember tahun lalu, usai menciptakan gol perdananya bagi Manchester United U-21 kegawang Leicester City , Rashford dipanggil van Gaal untuk berlatih bersama tim senior.

Mengundang banyak pujian, termasuk dari Nicky Butt yang sekarang menjabat sebagai Direktur Akademi Newcastle United, kekuatan pemain ini adalah kekuatan tendangan dan kerajinannya mencari posisi dalam peran no 10 yang selalu dimainkannya.

Rashford, walaupun yang paling menonjol sejauh ini, bukanlah satu satunya remaja yang bersinar di Old Trafford.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.