Kompas.com - 08/01/2016, 07:04 WIB
Penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo (2 dari kiri) melakukan selebrasi bersama Isco (kiri) dan Marcelo (2 dari kanan) setelah mencetak gol ke gawang Espanyol pada laga La Liga di Power8 stadium, Sabtu (12/9/2015). AFP/LLUIS GENEPenyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo (2 dari kiri) melakukan selebrasi bersama Isco (kiri) dan Marcelo (2 dari kanan) setelah mencetak gol ke gawang Espanyol pada laga La Liga di Power8 stadium, Sabtu (12/9/2015).
EditorAloysius Gonsaga AE
MADRID, KOMPAS.com - Peralihan jabatan pelatih Real Madrid dari tangan Rafael Benitez ke Zinedine Zidane berpotensi mengubah nasib dua gelandang, James Rodriguez dan Isco Alarcon.

Belakangan, James dan Isco memang kehilangan kesempatan bermain secara reguler. Sebuah fakta menarik diungkap oleh surat kabar AS sewaktu Madrid bermain imbang 2-2 dengan Valencia, Minggu (3/1/2016).

Momen itu adalah kali pertama Los Blancos alias Si Putih melakoni pertandingan tanpa James atau Isco di starting line-up.

Keduanya sama-sama menjadi penghangat bangku cadangan lantaran Benitez lebih memilih Toni Kroos, Luka Modric, dan Mateo Kovacic sebagai pengisi slot gelandang. Situasi ini sontak membuat ruang ganti Madrid dikabarkan memanas.

Berdasarkan laporan Marca, keputusan Benitez mencadangkan James dan Isco terbilang keliru mengingat keberadaan serta kontribusi dari kedua pemain ini begitu krusial, terutama ketika mereka melakoni laga bersama-sama.

Catatan sejarah menyebutkan bahwa James dan Isco pernah main bareng sebanyak 29 kali di atas lapangan. Hasilnya, Madrid hanya tiga kali menelan kekalahan dan permainan mereka tampak elok dipandang karena memeragakan teknik operan pendek nan akurat.

Sajian menghibur dalam pertandingan pamungkas fase grup Liga Champions kontra Malmoe, 8 Desember 2015, adalah bukti sahih kehebatan James dan Isco memegang kendali permainan Madrid.

Mereka berdua sangat rajin bergerak untuk membuka ruang dan menciptakan peluang gol melalui keahlian melepas operan akurat. Madrid pun menorehkan rekor spesial berupa jumlah operan terbanyak dalam satu laga (655) dengan tingkat akurasi mencapai 93 persen!

Hanya saja, Benitez seperti memiliki pemikiran lain. Kemenangan telak atas Malmoe merupakan kesempatan bermain bareng yang terakhir bagi James dan Isco. Sang pelatih tak pernah lagi mencantumkan nama keduanya berbarengan dalam empat pertandingan terkini.  

Khusus James, Benitez barangkali ingin memberikan sedikit teguran setelah pemain berkebangsaan Kolombia itu terjerat persoalan lalu lintas saat hendak berkendara menuju komplek latihan Madrid di Valdebebas pada Jumat (1/1/2016).

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Juara.net
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banding Ditolak, Novak Djokovic Batal Mentas di Australia Open

Banding Ditolak, Novak Djokovic Batal Mentas di Australia Open

Sports
Profil Gaston Romero, Eks Asisten Diego Maradona yang Jadi Pelatih Kiper Baru Borneo FC

Profil Gaston Romero, Eks Asisten Diego Maradona yang Jadi Pelatih Kiper Baru Borneo FC

Sports
Liga 1 Edisi Bali Disambut Baik, UMKM Ketiban Berkah

Liga 1 Edisi Bali Disambut Baik, UMKM Ketiban Berkah

Liga Indonesia
Mengapa Servis Panjang pada Bulu Tangkis Sering Digunakan dalam Permainan Tunggal?

Mengapa Servis Panjang pada Bulu Tangkis Sering Digunakan dalam Permainan Tunggal?

Sports
Dekati Pelatih Asal Korea Selatan, Malaysia Mau Jiplak Indonesia?

Dekati Pelatih Asal Korea Selatan, Malaysia Mau Jiplak Indonesia?

Liga Indonesia
Kata Penantang Ahsan/Hendra Jelang Final India Open 2022

Kata Penantang Ahsan/Hendra Jelang Final India Open 2022

Badminton
Fakta, Bruno Fernandes adalah 'Korban' Cristiano Ronaldo di Man United

Fakta, Bruno Fernandes adalah "Korban" Cristiano Ronaldo di Man United

Liga Inggris
Link Live Streaming Final India Open, Ahsan/Hendra Lawan Wakil Tuan Rumah

Link Live Streaming Final India Open, Ahsan/Hendra Lawan Wakil Tuan Rumah

Badminton
Perjalanan Ahsan/Hendra ke Final India Open, Tak Biarkan Lawan Bernapas

Perjalanan Ahsan/Hendra ke Final India Open, Tak Biarkan Lawan Bernapas

Badminton
Berseragam Chelsea, Lukaku seperti Hidup di Zaman Man United

Berseragam Chelsea, Lukaku seperti Hidup di Zaman Man United

Liga Inggris
Bruno Fernandes Ungkap Alasan Dekati Wasit Usai Laga Aston Villa Vs Man United

Bruno Fernandes Ungkap Alasan Dekati Wasit Usai Laga Aston Villa Vs Man United

Liga Inggris
De Ligt: Juventus Merindukan Cristiano Ronaldo...

De Ligt: Juventus Merindukan Cristiano Ronaldo...

Liga Italia
Legenda Timnas Mesir Ungkap Match Fixing di Piala Afrika, Libatkan Samuel Eto'o

Legenda Timnas Mesir Ungkap Match Fixing di Piala Afrika, Libatkan Samuel Eto'o

Internasional
Jadwal Final Piala Super Spanyol, Real Madrid Ditantang Athletic Bilbao

Jadwal Final Piala Super Spanyol, Real Madrid Ditantang Athletic Bilbao

Liga Spanyol
Ronaldo Harus Ubah Pola Pikir, Man United Tak Boleh Cuma Finis di 3 Besar

Ronaldo Harus Ubah Pola Pikir, Man United Tak Boleh Cuma Finis di 3 Besar

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.