Kompas.com - 25/08/2015, 06:16 WIB
Sepp Blatter mengundurkan diri sebagai Presiden FIFA pada Selasa (2/6/2015). AFP PHOTO / VALERIANO DI DOMENICOSepp Blatter mengundurkan diri sebagai Presiden FIFA pada Selasa (2/6/2015).
EditorAloysius Gonsaga AE
KOMPAS.com - Presiden FIFA Sepp Blatter menegaskan bahwa tidak ada korupsi di lembaga tertinggi sepak bola dunia tersebut. Dia pun menyebut dirinya bersih dan tak terlibat dalam skandal yang telah mencoreng FIFA.

Blatter, yang sudah memimpin FIFA sejak 1998, dipastikan mundur dari posisi orang nomor satu pada awal tahun depan, tepatnya ketika digelar kongres luar biasa 26 Februari nanti. Padahal, dia baru saja terpilih lagi untuk periode kelima secara berturut-turut, pada kongres yang digelar bulan Mei.

"Saya melakukannya karena saya ingin melindungi FIFA," ujar Blatter kepada BBC, mengenai keputusannya tersebut, yang diambil hanya empat hari setelah kongres. "Saya bisa melindungi diri sendiri. Saya cukup kuat. Saya ahu apa yang sudah saya lakukan, apa yang tidak saya lakukan."

"Saya memiliki hati nurani dan saya tahu saya orang yang jujur. Saya bersih. Saya bukan orang yang galau."

Soal kasus korupsi yang sedang melanda FIFA, menyusul penangkapan 14 anggotanya beberapa hari menjelang kongres pada Mei lalu, Blatter mengatakan institusi tersebut tidak terlibat. Menurutnya, yang korupsi adalah individu.

"Institusi tidak korupsi, tak ada korupsi di sepak bola. Para individu yang melakukan korupsi. Orangnya," ujar Blatter.

Ditanya soal Presiden UEFA, Michel Platini, yang menjadi favorit untuk menggantikan posisinya, Blatter tak mau memberikan komentar yang panjang. Pria asal Swiss ini hanya mengatakan bahwa kongres yang akan menentukan siapa suksesor dirinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jangan tanyakan siapa presiden yang dipilih untuk menimbulkan komentar dalam perebutan kursi presiden. Saya tidak keberatan, kongres yang akan memutuskan, bukan saya."Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber bbc.co.uk
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.