Kompas.com - 29/05/2015, 16:32 WIB
|
EditorJalu Wisnu Wirajati
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyatakan bakal berjuang keras agar Persipura Jayapura bisa bertanding melawan Pahang FA pada pertandingan 16 besar AFC Cup.

Hal tersebut disampaikan Imam melalui sambungan telepon saat Sesmen Kemenpora, Alfitra Salaam, menerima perwakilan Persipuramania, anggota Komisi IV DPRD Provinsi Papua, Yan P Mandenas, anggota Komisi V DPRD Provinsi Papua, Jack Komboy, dan tokoh masyarakat Papua, di kantor Kemenpora, Jumat (29/5/2015).

"Dari awal, kami ingin Persipura bertanding. Karena itu, kami akan berangkat ke AFC. Mereka biar tahu ini bukan kesalahan Indonesia dan Persipura. Namun, kesalahan dilakukan Pahang karena pulang (ke Malaysia). Itu akan kami jelaskan ke AFC," kata Imam.

Pernyataan Imam disambut tepuk tangan oleh pihak yang hadir dalam dialog tersebut. Seusai pertemuan ini, Wakil Ketua DPRD Provinsi Papua, Eduardo Kaize, menyambut baik usaha Imam.

"Atas nama masyarakat dan seluruh pemerintah di Papua, kami mengucapkan terima kasih kepada Menpora yang sudah mau bertemu dengan kami sore ini. Persipura juga diusahakan kembali bermain. Oleh karena itu, seluruh masyarakat Papua, (kami harap) tenang, berdoa, sambil menunggu proses sementara yang dilakukan," tuturnya.

Pertandingan babak 16 besar antara Persipura dan Pahang sedianya digelar di Stadion Mandala, Selasa (26/5/2015). Namun, pertandingan batal digelar karena tiga pemain Pahang, yaitu Dickson Nwakaeme asal Nigeria, Zesh Rehman asal Pakistan, dan Domion Delano Stewart asal Jamaika, gagal mendapatkan visa masuk ke Indonesia.

Tak ayal, seluruh tim Pahang memutuskan langsung pulang ke Malaysia. Pihak tim Pahang kemudian menyalahkan PSSI, mengingat mereka dijanjikan visa on arrival, yang disediakan bagi para pemain tim tamu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.