Bali United Kemungkinan Tak Hadiri Undangan Kemenpora

Kompas.com - 26/04/2015, 17:00 WIB
Logo Bali United. Dok. GoogleLogo Bali United.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

GIANYAR, KOMPAS.com - CEO Bali United, Yabes Tanuri, mengonfirmasi pihaknya tak hadir memenuhi undangan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada Senin (27/4/2015). Pasalnya, Yabes mengaku ada kesibukan lain dengan sponsor klub.

Kemenpora telah melayangkan undangan kepada PT Liga Indonesia dan 16 klub Indonesia Super League (ISL) untuk mencari solusi terkait kelanjutan kompetisi.

"Saya sendiri tidak hadir. Sebab, saya baru sampai di Bali kemarin (25/4/2015) siang. Ada tamu sponsor dari Korea," ungkap Yabes kepada Kompas.com.

"Saya tak tahu lagi siapa perwakilan (Bali United) yang bisa hadir. Saya sendiri lagi berusaha mencari uang tambahan (untuk klub)," lanjutnya.

Sebelumnya, laga ISL pada Sabtu (25/4/2015)dan Minggu (26/4/2015) terpaksa dibatalkan. Pihak Kepolisian tidak memberikan izin setelah mendapat instruksi dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.

Perintah Menpora merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan yang terbit pada Jumat (17/4/2015). Dalam surat tersebut, Pemerintah tidak mengakui segala aktivitas keolahragaan dan hasil Kongres Luar Biasa PSSI.

"Ini (kisruh antara stakeholder sepak bola) sudah berlarut," tutup Yabes.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X