Kompas.com - 22/10/2014, 16:52 WIB
Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas, berselebrasi seusai mencetak gol ke gawang Crystal Palace, Sabtu (18/10/2014). AFP PHOTO / ADRIAN DENNISGelandang Chelsea, Cesc Fabregas, berselebrasi seusai mencetak gol ke gawang Crystal Palace, Sabtu (18/10/2014).
|
EditorAloysius Gonsaga AE
LONDON, KOMPAS.com - Manajer Chelsea, Jose Mourinho, menilai Barcelona tidak mengerti memaksimalkan kemampuan Cesc Fabregas saat pemain asal Spanyol tersebut berkarier di Camp Nou pada 2011-2014.

"Dia pribadi yang lebih baik daripada yang aku pikirkan. Seorang pria dan profesional yang fantastis," kata Mourinho.

"Dia adalah seorang pemain yang saya tahu dari Barcelona tetapi orang-orang di sana tidak mengerti betapa bagusnya dia karena terkadang dia bermain di posisi yang tidak cocok untuknya," lanjut manajer asal Portugal tersebut.

Fabregas bergabung dengan Barca dari Arsenal pada 15 Agustus 2011. Saat itu, Barca mengikat Fabregas dengan kontrak selama lima tahun.

Setelah tiga musim berseragam El Barca, Fabregas memilih hengkang ke Chelsea pada awal musim. Salah satu yang membuat Fabregas hengkang dari Camp Nou karena ia jarang mendapatkan jam terbang. Tercatat, Fabregas hanya mencetak 151kali tampil dengan mencetak 42 gol.

Di Chelsea, Fabregas menjadi roh permainan The Blues. Gelandang berusia 27 tahun tersebut mampu "menghidupkan" Diego Costa sebagai penyerang tersubur di Premier League karena Costa, yang direkrut dari Atletico Madrid, untuk sementara menjadi pencetak gol terbanyak dengan torehan 9 gol. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ansan Greeners Kalah, Asnawi Mangkualam Gagal Eksekusi Penalti

Ansan Greeners Kalah, Asnawi Mangkualam Gagal Eksekusi Penalti

Liga Lain
Manajer PS Sleman Danilo Fernando Siap Lelang Sepatu Pertandingan Terakhirnya

Manajer PS Sleman Danilo Fernando Siap Lelang Sepatu Pertandingan Terakhirnya

Liga Indonesia
Mulai Besok, PS Sleman Lelang Memorabilia Pribadi

Mulai Besok, PS Sleman Lelang Memorabilia Pribadi

Liga Indonesia
Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Lakukan 2 Hal Tekan Pertumbuhan Kasus Covid-19

Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Lakukan 2 Hal Tekan Pertumbuhan Kasus Covid-19

Sports
Hasil Uji Coba, Man United Takluk dari Tim Kasta Kedua Liga Inggris

Hasil Uji Coba, Man United Takluk dari Tim Kasta Kedua Liga Inggris

Liga Inggris
Olimpiade Tokyo 2020, Kebanyakan Anggota Delegasi Kirgistan dan Tajikistan Tak Pakai Masker

Olimpiade Tokyo 2020, Kebanyakan Anggota Delegasi Kirgistan dan Tajikistan Tak Pakai Masker

Sports
Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Temukan 17 Kasus Baru Covid-19

Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Temukan 17 Kasus Baru Covid-19

Sports
Gugur di Babak Penyisihan Tenis Meja, Atlet Termuda di Olimpiade Tokyo Kirim Pesan Menyentuh

Gugur di Babak Penyisihan Tenis Meja, Atlet Termuda di Olimpiade Tokyo Kirim Pesan Menyentuh

Sports
Eks Timnas U19 Resmi Direkrut Klub Spanyol

Eks Timnas U19 Resmi Direkrut Klub Spanyol

Liga Indonesia
Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Peringkat Ke-19

Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Peringkat Ke-19

Sports
Mengenal Standing Start dalam Kompetisi Lari

Mengenal Standing Start dalam Kompetisi Lari

Sports
Angkat Besi Indonesia dan Tradisi Medali Olimpiade

Angkat Besi Indonesia dan Tradisi Medali Olimpiade

Sports
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020: Belanda-Brasil Seri, AS Pecah Telur

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020: Belanda-Brasil Seri, AS Pecah Telur

Internasional
Sebelum Raih Medali di Olimpiade Tokyo, Windy Cantika Jalani Persiapan Sampai Berdarah-darah

Sebelum Raih Medali di Olimpiade Tokyo, Windy Cantika Jalani Persiapan Sampai Berdarah-darah

Sports
Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Belum Mau Pikirkan Laga Vs Wakil Malaysia

Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Belum Mau Pikirkan Laga Vs Wakil Malaysia

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X