Gaji Dibayar Separuh, Pemain Persewangi Bermain Lawan Buol - Kompas.com

Gaji Dibayar Separuh, Pemain Persewangi Bermain Lawan Buol

Kompas.com - 24/08/2014, 00:26 WIB
Shutterstock Ilustrasi.
BANYUWANGI, KOMPAS.com — Pemain Persewangi Banyuwangi akhirnya bermain pada pertandingan melawan Buol, Sabtu (23/8/2014) sore di Stadion Diponegoro. Padahal, pada Rabu (20/8/2014) lalu, mereka mengancam tidak akan bermain jika sisa gaji sebesar Rp 84,750 juta tidak dibayarkan.

Saat ditemui selepas pertandingan, Peter Lipede, pemain Persewangi asal Nigeria, mengatakan bahwa mereka memutuskan untuk bermain untuk menyelamatkan nama baik Banyuwangi.

"Agar nama baik persepakbolaan Banyuwangi tetap terjaga, kami tetap bermain dengan Buol. Gaji sudah dibayarkan setengah. Manajemen menjanjikan, Senin, gaji akan dibayarkan lunas semuanya," ujarnya.

Peter mengatakan, ia dan kawan-kawannya tidak konsentrasi dalam bermain akibat masalah tersebut. "Tadi bisa dilihat sendiri kawan-kawan saat bermain, padahal saat melawan Gorontalo kami menang 3-0," ungkapnya.

Sementara itu, Manajer Persewangi Hari Wijaya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi seharusnya membantu mencarikan jalan keluar untuk masalah persepakbolaan. "Kami tidak meminta bantuan dari APBD, tetapi paling tidak ada perhatian dan jalan keluar dari Bupati Banyuwangi karena bola adalah olahraga rakyat," ujarnya.

Pada pertandingan melawan Buol ini, Persewangi bermain imbang 0-0. Satu angka dari laga tersebut membuat Persewangi menjadi juara dalam Grup Tujuh Divisi Utama Liga Indonesia dengan total angka 23.


EditorAloysius Gonsaga AE

Close Ads X