Kompas.com - 19/11/2013, 13:49 WIB
Penyerang Italia, Mario Balotelli (kiri), tengah menyimak arahan Pelatih Cesare Prandelli dalam laga penyisihan Grup B Pra-Piala Dunia Brasil 2014 melawan Denmark di Stadion San Siro, Milan, Selasa (17/10/2012). Italia akhirnya menang 3-1. OLIVIER MORIN / AFPPenyerang Italia, Mario Balotelli (kiri), tengah menyimak arahan Pelatih Cesare Prandelli dalam laga penyisihan Grup B Pra-Piala Dunia Brasil 2014 melawan Denmark di Stadion San Siro, Milan, Selasa (17/10/2012). Italia akhirnya menang 3-1.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAry Wibowo
LONDON, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Italia, Cesare Prendelli, mengaku puas dengan duet Mario Balotelli dan Giuseppe Rossi saat timnya bermain imbang 2-2 kontra Nigeria, Senin (18/11/2013). Dalam pertandingan tersebut, gol pertama Italia tercipta hasil kerja sama Balotelli dan Rossi.

"Rossi dan Balotelli berkali-kali melakukan kombinasi. Kesalahan sangat fatal adalah saat kami unggul 1-0, kami mencoba untuk memegang penguasaan dan mengubah gaya permainan. Saat itu kami harusnya sudah menciptakan gol kedua," kata Prandelli seperti dilansir Football Italia usai pertandingan.

Hal yang sama juga dikatakan Emanuelle Giaccherini, pemain yang mencetak gol kedua Italia dalam pertandingan tersebut.

"Mereka berdua adalah penyerang berkelas dunia dan kami memiliki banyak kualitas dalam serangan. Mereka sangat serasi," ujar gelandang Sunderland ini.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Craven Cottage, Fulham, London, kedua tim bermain saling menyerang. Prandelli menurunkan duet Balotelli dan Giuseppe Rossi di posisi depan. Prandelli memainkan formasi 4-1-2-1-2, dengan Candreva sebagai playmaker dibelakang Rossi-Balotelli.

Italia membuka keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-12 saat Rossi mencetak gol memanfaatkan umpan terobosan dari Balotelli. Namun pada menit ke-35, sundulan Dike yang memanfaatkan umpan Amoebi menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Nigeria berbalik unggul pada menit ke-39 saat tendangan voli Amoebi mengubah papan skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Elang Super.

Dua menit usai peluit tanda babak kedua dimulai, Italia menyamakan kedudukan melalui Emanuelle Giaccherini. Gol tersebut menjadi gol terakhir yang tercipta dalam pertandingan tersebut karena sampai peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap 2-2.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.