Kompas.com - 16/11/2013, 22:23 WIB
Ketua Komisi Disiplin PSSI Hinca Panjaitan (kiri). KOMPAS.com/LARIZA OKY ADISTYKetua Komisi Disiplin PSSI Hinca Panjaitan (kiri).
|
EditorAloysius Gonsaga AE
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Hinca Pandjaitan berencana memanggil Bontang FC dan PSLS Lhokseumawe pada pekan depan. Kedua tim tersebut diduga terlibat pengaturan skor (match fixing) dalam pertandingan babak play-off Grup K yang digelar di Stadion Bumi Kartini, Jepara.

Dugaan pengaturan skor tersebut muncul setelah Hinca menganalisa video rekaman pertandingan dan meminta  keterangan dari seluruh perangkat pertandingan yang bertugas pada laga tersebut.

"Seluruh rekaman pertandingan sudah diperiksa. Seluruh perangkat pertandingan yang bertugas di Jepara sudah diminta keterangan,” kata Hinca di Kantor PSSI, Jakarta, Sabtu (16/11/2013).

"Perangkat pertandingan tidak terlibat dalam pengaturan skor. Namun, mereka mengaku tidak pernah memimpin laga seperti itu. Selama melakukan pertemuan 12 jam, mereka mengatakan banyak keanehan," lanjutnya.

Dari hasil analisa video pertandingan dan meminta keterangan perangkat pertandingan, Hinca menjelaskan, terdapat dua klub yang diduga melakukan pengaturan skor yakni PSLS Lhokseumawe dan Bontang FC.

"Pada hari Rabu, kami memanggil elemen klub PSLS, keesokan harinya memanggil elemen klub Bontang FC. Dari pihak klub dipanggil manajer, pelatih, dan pemain yang berkaitan dengan bangku cadangan," ujar Hinca.

Pihak PSLS yang akan dipanggil Komdis adalah manajer, pelatih, dan empat orang pemain. "Untuk Bontang FC, dipanggil lima orang, yakni manajer, pelatih, dan tiga orang pemain. Pemain yang dipanggil relatif masuk ke lingkaran itu. Siapa pemain yang melakukan praktek match fixing masih menjadi misteri. Jika terbukti bersalah, mereka dilarang beraktivitas di sepak bola," tutur Hinca. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.