Kompas.com - 03/10/2013, 03:50 WIB
Para pemain Galatasaray saat merayakan gol Umut Bulut ke gawang Juventus pada matchday kedua Grup B Liga Champions di Stadion Juventus, Rabu atau Kamis (3/10/2013) dini hari WIB. Kedua tim bermain imbang 2-2 pada laga tersebut. AFP/ OLIVIER MORINPara pemain Galatasaray saat merayakan gol Umut Bulut ke gawang Juventus pada matchday kedua Grup B Liga Champions di Stadion Juventus, Rabu atau Kamis (3/10/2013) dini hari WIB. Kedua tim bermain imbang 2-2 pada laga tersebut.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAloysius Gonsaga AE
TURIN, KOMPAS.com — Juventus dan Galatasaray bermain imbang 2-2 pada matchday kedua Grup B Liga Champions di Stadion Juventus, Rabu atau Kamis (3/10/2013) dini hari WIB. Dua gol Juventus dicetak Arturo Vidal dan Fabio Quagliarella. Sementara itu, sepasang gol Galatasaray ditorehkan Didier Drogba dan Umut Bulut.

Juventus sementara berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan poin dua, tertinggal empat angka dari Real Madrid di puncak klasemen. Sementara itu, Galatasaray masih terpuruk di dasar klasemen dengan perolehan poin satu.

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Juventus sebenarnya mencoba mengambil inisiatif menyerang lebih dulu. Skuad asuhan Antonio Conte tersebut mengandalkan kombinasi Paul Pogba, Andrea Pirlo, dan Arturo Vidal untuk membangun serangan.

Namun, Galatasaray mampu keluar dari tekanan tuan rumah. Bahkan, mereka lebih dulu mendapatkan peluang bersih untuk mencetak gol pada menit ke-19. Sayang, tendangan keras Didier Droba masih dapat diamankan cukup baik oleh kiper Juventus, Gianluigi Buffon.

Sepanjang babak pertama, kedua tim cukup berimbang dalam melakukan serangan. Barisan pertahanan kedua kubu pun tampil cukup disiplin dalam mengawal daerahnya dari serangan lawan masing-masing.

Sembilan menit sebelum turun minum, Drogba sukses membawa Galatasaray unggul lebih dulu pada menit ke-36. Gol tersebut dicetaknya setelah sukses memanfaatkan kesalahan Leonardo Bonucci saat ingin melakukan back pass ke Gianluigi Buffon.

Selepas turun minum, pelatih Antonio Conte mengubah strategi untuk menambah daya gedor skuadnya. Ia pun mengganti Bonucci dengan Fernando Llorente agar serangan Juventus lebih tajam. Beberapa kali mereka pun mendapatkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan.

Pada menit ke-70, misalnya, Kwadwo Asamoah menusuk dari sisi sayap dan melepaskan umpan silang ke tengah kotak penalti Galatasaray. Sayang, peluang itu gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Llorente karena sundulan kepalanya dari jarak dekat gawang belum tepat ke sasaran.

Delapan menit berselang, Juventus mendapatkan kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan setelah wasit menunjuk titik putih karena Nordin Amrabat melakukan pelanggaran terhadap Quagliarella. Vidal yang ditunjuk sebagai eksekutor pun sukses menjalankan tugasnya dengan baik untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Tiga menit sebelum akhir laga, publik Turin kembali bersorak setelah Quagliarella sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk Juventus. Menerima umpan matang dari Pirlo, dengan tenang Quagliarella sukses menaklukkan kiper Galatasaray, Fernando Muslera.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X