Kompas.com - 14/09/2013, 17:52 WIB
Timnas Indonesia U-19. SURYA/ERFAN HAZRANSYAHTimnas Indonesia U-19.
EditorTri Wahono

Permainan gelandang-gelandang Indonesia seperti Evan Dimas dan Paulo Sitanggang tentu tidak akan berkembang jika menghadapi tim dengan karakter seperti itu.

Tunggu dulu, Indonesia justru memiliki kesempatan untuk membuat Vietnam bak senjata makan tuan. Tim yang menumpuk pemain di tengah tentu akan membiarkan sisi sayap mereka menjadi rentan. Di sinilah kesempatan bagi Indonesia untuk mengganyang Vietnam.

"Jelas hal itu menjadi keuntungan. Apalagi kami memiliki sayap-sayap yang kencang. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan," tutur Paulo Sitanggang ketika berbincang-bincang dengan Tribun, di Sun Hotel, Jumat.

Meski belum pernah menggelontorkan gol, sepanjang turnamen ini Paulo Sitanggang sukses menjadi denyut nadi Indonesia. Kombinasi Paulo dengan Maldini Pali mampu membuat Indonesia tampil agresif, terutama di sektor sayap.

"Kombinasi kami berjalan menyenangkan. Memang kami harus semakin saling mengerti. Kita lihat saja nanti bagaimana hasilnya," kata pemain asal klub Jember United itu.

Pemuda yang hampir bergabung dengan Akademi Milan itu sebenarnya bukan seorang winger. Paulo menyebut dirinya sebagai seorang gelandang tengah. Namun bersama Maldini dia kerap melakukan rotasi posisi sehingga daya gedor Indonesia dari sektor sayap tetap kuat.

"Saya nyaman jadi winger ketika pindah posisi ada pemain yang bisa menutupi. Misalnya saya ke sayap, Maldini menutup. Lagi pula memang ciri permainan saya seperti itu," ungkap pemuda yang menyebut gaya rambutnya sebagai gaya Genji.

Paulo yang mengaku lebih suka dimainkan sebagai penyerang lubang itu, mengatakan kombinasi apiknya dengan Maldini sebenarnya baru seumur jagung. Hebatnya, meski belum lama berkombinasi, Paulo dan Maldini sudah tampil kompak.

"Baru sebulan ini kami bersama-sama setelah dia pulang dari SAD. Agar kombinasinya bagus kami sering berlatih dan sering berkomunikasi. Kita sering mengobrol dan bercanda, sedikit banyak pasti berpengaruh," kata bocah asal Medan itu.

Jika Maldini cedera atau pergerakannya dikunci pemain Vietnam, Pelatih Indra Sjafri tidak perlu pusing. Paulo mengaku siap berduet dengan pemain mana pun.

"Sebenarnya semua sama saja. Kebetulan saja Maldini yang selalu diberikan kesempatan bermain terlebih dulu. Mau Maldini atau yang lainnya sebenarnya sama saja," ujar Paulo yang mengidolai Cesc Fabregas.(Husein Sanusi)

Pertandingan Indonesia vs Vietnam disiarkan langsung di MNCTVSabtu (14/9/2013) pukul 19.30 WIB

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Timnas Indonesia Vs Timor Leste Bentrok dengan Satu Laga Liga 1

Jadwal Timnas Indonesia Vs Timor Leste Bentrok dengan Satu Laga Liga 1

Liga Indonesia
6 Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Tottenham Hotspur

6 Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Tottenham Hotspur

Sports
Jadwal Liga Inggris Malam Ini: Derbi London Chelsea Vs Tottenham

Jadwal Liga Inggris Malam Ini: Derbi London Chelsea Vs Tottenham

Liga Inggris
Sam Kerr: Turunkan Skuad Terbaik, Bentuk Respek Australia kepada Indonesia

Sam Kerr: Turunkan Skuad Terbaik, Bentuk Respek Australia kepada Indonesia

Liga Indonesia
Kronologi Lee Zii Jia Dihukum BAM: Ingin Mandiri, tetapi Dihalangi...

Kronologi Lee Zii Jia Dihukum BAM: Ingin Mandiri, tetapi Dihalangi...

Badminton
Daftar 20 Top Assist Liga Inggris Sepanjang Masa

Daftar 20 Top Assist Liga Inggris Sepanjang Masa

Sports
Kata Menpora soal Kekalahan Telak Timnas Putri Indonesia: Lama Tidak Ada, Baru Bangkit...

Kata Menpora soal Kekalahan Telak Timnas Putri Indonesia: Lama Tidak Ada, Baru Bangkit...

Liga Indonesia
Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Atletico Madrid Menang Comeback, Sevilla Tertahan

Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Atletico Madrid Menang Comeback, Sevilla Tertahan

Liga Spanyol
Jadwal Piala Asia Wanita: Laga Krusial Timnas Indonesia Vs Thailand

Jadwal Piala Asia Wanita: Laga Krusial Timnas Indonesia Vs Thailand

Liga Indonesia
Hasil dan Klasemen Liga Italia: Jauhi AC Milan, Inter Mantap di Puncak

Hasil dan Klasemen Liga Italia: Jauhi AC Milan, Inter Mantap di Puncak

Liga Italia
AC Milan Vs Juventus, Pioli Tak Takut Kutukan Lawan Allegri

AC Milan Vs Juventus, Pioli Tak Takut Kutukan Lawan Allegri

Liga Italia
Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Man United Tembus 4 Besar, Pep Capai 500 Poin

Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Man United Tembus 4 Besar, Pep Capai 500 Poin

Liga Inggris
IBL 2022: Sentuhan Coach Inal di Balik Sapu Bersih Kemenangan Amartha Hangtuah

IBL 2022: Sentuhan Coach Inal di Balik Sapu Bersih Kemenangan Amartha Hangtuah

Sports
Hasil Atletico Madrid Vs Valencia: Sukses Comeback, Los Rojiblancos Menang 3-2

Hasil Atletico Madrid Vs Valencia: Sukses Comeback, Los Rojiblancos Menang 3-2

Liga Spanyol
Hasil Sevilla Vs Celta Vigo Sama Kuat, Los Nervionenses Gagal Pangkas Jarak dengan Real Madrid

Hasil Sevilla Vs Celta Vigo Sama Kuat, Los Nervionenses Gagal Pangkas Jarak dengan Real Madrid

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.