Kompas.com - 13/09/2013, 20:36 WIB
Suasana stadion Kanjuruhan, Malang, jelang laga Arema Indonesia vs Persipura Jayapura, Minggu (12/5/2013) malam. Persipura melakukan mogok main setelah melihat ratusan Aremania menempati pinggir lapangan setelah tak ada tempat di tribun. KOMPAS.COM/YATIMUL AINUNSuasana stadion Kanjuruhan, Malang, jelang laga Arema Indonesia vs Persipura Jayapura, Minggu (12/5/2013) malam. Persipura melakukan mogok main setelah melihat ratusan Aremania menempati pinggir lapangan setelah tak ada tempat di tribun.
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono, menjelaskan latar belakang keputusan FIFA yang melakukan pengurangan tiga poin dan denda sebesar 5.000 franc Swiss (CHF) kepada Arema Indonesia.  

Singo Edan menerima hukuman tersebut terkait permasalahan Jean Landry Poulangoye (Perancis) pada musim 2009-2010. Saat itu, manajemen Arema mendepak pemain asal Perancis tersebut sebelum kontraknya berakhir karena penampilannya dinilai tak memuaskan. Tak terima dengan keputusan tersebut, Landry kemudian melapor kepada FIFA. FIFA baru mengambil keputusan ini tiga tahun kemudian.

Joko menjelaskan, FIFA telah mengeluarkan keputusan pada 8 Februari 2013, dan denda seharusnya dibayarkan 21 hari setelah keputusan.

Namun, lanjut Joko, keputusan FIFA tersebut tidak diinformasikan dengan baik oleh bagian administrasi terdahulu karena konflik di tubuh PSSI. 

"Kami membalas surat FIFA dan meminta hukuman tersebut diimplementasikan pada musim depan mengingat Arema masih dua," jelas Joko di kantor PSSI, Jumat (13/9/2013).

Joko menjelaskan, FIFA kemudian berkirim surat balasan pada pekan lalu. Isinya, menurut Joko, FIFA memandang bahwa keberadaaan Arema ISL dan Arema IPL bukan urusan mereka.

"Mereka tidak peduli Arema A atau Arema B. Mereka meminta hukuman tersebut dieksekusi pada musim ini. Jika tidak, PSSI dilarang ikut serta dalam seluruh kompetisi FIFA," tutur Joko.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Joko menjelaskan, hukuman ini sekaligus sebagai pengakuan PSSI bahwa Arema ISL merupakan Arema yang sah. Tidak hanya itu, Joko pun mengaku mengerti keberatan dari Arema.

"Mereka tidak tahu dan tidak diinformasikan selama dua tahun sehingga tidak bisa melakukan upaya penyelesaian. Bisa dimengerti keberatan mereka tapi saat ini sudah melampaui tenggat waktu," beber Joko.

Arema diharapkan segera membayar denda kepada FIFA. Seandainya tidak membayar, maka Arema bakal mendapatkan sanksi tambahan berupa degradasi ke tingkat kompetisi yang lebih rendah (Divisi Utama).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah El Clasico, Duel Akbar antara Barcelona Melawan Real Madrid

Sejarah El Clasico, Duel Akbar antara Barcelona Melawan Real Madrid

Sports
Hasil Liga 1: Bhayangkara FC Libas 10 Pemain Bali United 2-1

Hasil Liga 1: Bhayangkara FC Libas 10 Pemain Bali United 2-1

Liga Indonesia
Hasil Bundesliga: Lewandowski Cetak Gol 'Ajaib', Bayern Bantai Hoffenheim 4-0

Hasil Bundesliga: Lewandowski Cetak Gol "Ajaib", Bayern Bantai Hoffenheim 4-0

Bundesliga
HUT Ke-70, Perbasi Akan Luncurkan Logo Baru

HUT Ke-70, Perbasi Akan Luncurkan Logo Baru

Sports
HT Bali United Vs Bhayangkara FC, Gol Penalti Anderson Dibalas Spaso

HT Bali United Vs Bhayangkara FC, Gol Penalti Anderson Dibalas Spaso

Liga Indonesia
Perbasi Berencana Gelar Kompetisi di 80 Kota Mulai Musim 2022

Perbasi Berencana Gelar Kompetisi di 80 Kota Mulai Musim 2022

Sports
Siapa Butuh Striker? Bek Tajam Bantu Chelsea Puncaki Liga Inggris

Siapa Butuh Striker? Bek Tajam Bantu Chelsea Puncaki Liga Inggris

Liga Inggris
Gagal ke Final Denmark Open 2021, Praveen/Melati Kurang Hoki

Gagal ke Final Denmark Open 2021, Praveen/Melati Kurang Hoki

Badminton
Jabar dan Banten Juara Umum Bersama Potradnas 2021

Jabar dan Banten Juara Umum Bersama Potradnas 2021

Liga Indonesia
Hasil Chelsea Vs Norwich - Tampil Mendominasi, The Blues Pesta Gol 7-0

Hasil Chelsea Vs Norwich - Tampil Mendominasi, The Blues Pesta Gol 7-0

Sports
Hasil Persiraja Vs Arema FC: Tuah Carlos Fortes Berlanjut, Singo Edan Menang 2-0

Hasil Persiraja Vs Arema FC: Tuah Carlos Fortes Berlanjut, Singo Edan Menang 2-0

Liga Indonesia
Hasil Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna: Quartararo Sial, Bagnaia Pole!

Hasil Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna: Quartararo Sial, Bagnaia Pole!

Motogp
Hasil Denmark Open 2021: Praveen/Melati Terhenti, Asa Indonesia Tertumpu pada Tommy

Hasil Denmark Open 2021: Praveen/Melati Terhenti, Asa Indonesia Tertumpu pada Tommy

Badminton
Soal Aturan Batas Usia Pebalap, Rossi dan Marquez Punya Pendapat Senada

Soal Aturan Batas Usia Pebalap, Rossi dan Marquez Punya Pendapat Senada

Motogp
Hasil FP4 MotoGP Emilia Romagna: Banyak Pebalap Tergelincir, Lecuona Tercepat

Hasil FP4 MotoGP Emilia Romagna: Banyak Pebalap Tergelincir, Lecuona Tercepat

Motogp
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.