Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Juara Paruh Musim, Napoli Bisa Ulangi Kesuksesan 1989-1990

Kompas.com - 11/01/2016, 06:44 WIB


FROSINONE, KOMPAS.com
- Berada di posisi nomor satu pada paruh musim Serie A seolah menjadi deja vu bagi Napoli. Posisi seperti saat ini juga pernah dirasakan Napoli pada 1989-1990.

Napoli mengakhiri paruh pertama Serie A dengan berada di posisi puncak klasemen. Mereka berhak menyandang status nonformal sebagai juara paruh musim atau juara musim dingin.

I Partenopei menang telak 5-1 pada laga pekan ke-19. Mereka pun berhak memuncaki klasemen dengan raihan 41 poin, unggul 2 angka atas Juventus dan Inter Milan.

Berada di peringkat pertama pada paruh musim juga terjadi pada 1989-1990, ketika Napoli terakhir kali menjadi Scudetto.

Napoli juga unggul 2 angka atas Inter Milan yang berada di posisi kedua pada paruh kompetisi 1989-1990, sama seperti saat ini. Pada akhir musim, I Partenopei menjadi juara Serie A dengan keunggulan 2 poin atas AC Milan.

Akan tetapi, para pemain Napoli mencoba menepis kemungkinan tersebut.

"Menjadi juara musim dingin tak berarti apa-apa," ujar Higuain seusai pertandingan di Stadion Matusa kepada Sky Sport Italia.

"Berada di posisi tersebut baru akan dihitung pada Mei mendatang," tutur striker yang mencetak 2 gol ke gawang Frosinone itu.

Karena itu, Higuain bertekad menjaga konsistensi penampilan timnya pada sisa kompetisi.

"Masih ada 5 bulan lagi. Kami berharap bisa menjaga tren positif ini," ucap pemain asal Argentina itu.

Napoli menutup catatan paruh pertama Serie A dengan meraih 12 kemenangan, 5 kali seri, dan 2 kali kalah. Salah satu kekalahan dialami pada pekan pertama dari Sassuolo.

Pasukan Maurizio Sarri ini juga menjadi tim tersubur di Serie A. Mereka mencetak 38 gol dan 18 di antaranya dibukukan Higuain.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com