Pernyataan Di Francesco setelah Roma Kalah dalam Laga Terakhir Pramusim - Kompas.com

Pernyataan Di Francesco setelah Roma Kalah dalam Laga Terakhir Pramusim

Kompas.com - 11/08/2017, 09:48 WIB
Pelatih Sassuolo, Eusebio Di Francesco, mengamati permainan anak asuhnya dalam laga Serie A melawan Napoli pada 8 November 2016.  Saat ini Di Francesco merupakan pelatih AS Roma.CARLO HERMANN / AFP Pelatih Sassuolo, Eusebio Di Francesco, mengamati permainan anak asuhnya dalam laga Serie A melawan Napoli pada 8 November 2016. Saat ini Di Francesco merupakan pelatih AS Roma.

KOMPAS.com - AS Roma harus mengakui keunggulan Sevilla pada pertandingan uji coba terakhir menjelang musim 2017-2018. Dalam duel di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Kamis (10/8/2017), Giallorossi menyerah 1-2.

Roma hanya mampu membalas satu gol jelang pertandingan berakhir yang dicetak oleh Edin Dzeko pada menit ke-90+1. Sevilla memimpin melalui lesatan Sergio Escudero pada menit ke-73 dan Nolito (90').

Hasil ini menambah catatan buruk Roma selama melakoni pertandingan pramusim karena tim ibu kota Italia tersebut mengalami tiga kekalahan dalam empat laga uji coba terakhir. Selain dari Sevilla, Roma juga takluk dari Juventus dan Paris Saint-Germain melalui drama adu penalti pada ajang International Champions Cup 2017.

Pelatih Roma, Eusebio Di Francesco, sangat menyayangkan kekalahan tersebut. Terlebih, gol penantu kemenangan Sevilla tercipta pada menit-menit akhir laga ketika timnya berjuang mencari gol penyeimbang.

"Sangat normal jika kami kecolongan menjelang akhir pertandingan. Penampilan Sevilla juga tidak banyak berubah dan sudah memiliki kebiasaan menggunakan taktik tertentu," kata Di Francesco seusai laga.

"Tidak perlu terburu-buru menilai tim Roma. Terlepas dari 10-15 menit pertama, tim telah bermain dengan baik. Saat ini saya senang, tetapi dalam 10 hari sebelum musim dimulai, saya berharap perbaikan yang signifikan dari tim," ujarnya.

Selain disebabkan oleh gol menit akhir, Di Francesco juga menilai bahwa kekalahan Roma ini disebabkan level kebugaran para pemainnya.

"Kami juga kalah dalam hal level kebugaran pemain, tetapi masih mampu menunjukkan permainan yang bagus. Jika kami mampu mendapatkan peluang lebih banyak, saya pikir penampilan kami sangat layak," tutur Di Francesco.

"Saya juga berpikir bahwa tim memiliki sikap yang benar. Kami hanya perlu memperbaiki level kebugaran fisik dan koordinasi dalam bermain. Namun, sangat normal hal ini terjadi dalam laga pramusim," ucapnya.

EditorAloysius Gonsaga AE
SumberBolaSport
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM