Penyebab Kekalahan Tottenham dari KAA Gent - Kompas.com

Penyebab Kekalahan Tottenham dari KAA Gent

Nugyasa Laksamana
Kompas.com - 17/02/2017, 07:06 WIB
JASPER JACOBS/BELGA/AFP Bek tengah Tottenham Hotspur, Eric Dier (kanan), sedang berduel dengan pemain KAA Gent, Thomas Foket, dalam laga pertama babak 32 besar Liga Europa, di Ghelamco Arena, Kamis (16/2/2017) waktu setempat.

GENT, KOMPAS.com - Bek tengah Tottenham Hotspur, Eric Dier, menyarankan para rekan setimnya untuk bermain lebih tenang pada laga-laga mendatang.

Pernyataan itu disampaikan oleh Dier setelah Tottenham menelan kekalahan tipis 0-1 dari KAA Gent, dalam partai pertama babak 32 besar Liga Europa, di Ghelamco Arena, Kamis (16/2/2017).

"Saat babak pertama, Gent tampil lebih baik. Kami mencoba bangkit setelah jeda, tetapi kemudian tuan rumah mencetak gol," ujar Dier seperti dilansir BBC Sport.


"Ketika sedang tertinggal, tentu Anda akan memberikan segalanya untuk kembali ke permainan. Mungkin seharusnya kami bisa lebih tenang sambil menunggu kesempatan datang," ucap bek tim nasional Inggris tersebut.

Spurs tentu masih punya kesempatan untuk membalas Gent pada laga kedua babak 32 besar di Stadion White Hart Lane, 23 Februari 2017.

Dier dkk perlu meraih kemenangan minimal 2-0 atau dengan selisih dua gol untuk meraih tiket ke fase selanjutnya.

"Kami masih bisa mengubah situasi. Saat laga di kandang nanti, kami akan bermain lebih baik," tutur Dier.

Performa Spurs belakangan ini memang sedang kurang baik. Buktinya dari empat laga terakhir, termasuk melawan Gent, Spurs cuma bisa mencetak satu gol (saat menang 1-0 atas Middlesbrough, 4 Feruari 2017).

Meski begitu, pasukan Mauricio Pochettino masih berada di lingkaran posisi tiga besar pada klasemen sementara Premier League.

Mereka menduduki urutan ketiga dengan perolehan 50 poin, atau hanya unggul selisih gol atas Arsenal yang menguntit di bawahnya.

PenulisNugyasa Laksamana
EditorAloysius Gonsaga AE
SumberBBC Sport
Komentar

Terkini Lainnya

Mengapa Nama Bima Sakti Disebut Bakal Jadi Pelatih Timnas U-19?

Mengapa Nama Bima Sakti Disebut Bakal Jadi Pelatih Timnas U-19?

Liga Indonesia
Borneo FC Cari Pelatih untuk Piala Presiden 2018

Borneo FC Cari Pelatih untuk Piala Presiden 2018

Liga Indonesia
Hasil Liga Europa, AC Milan Lolos, Arsenal Takluk

Hasil Liga Europa, AC Milan Lolos, Arsenal Takluk

Liga Indonesia
Mourinho Akui Kesalahan Ganti Pemain Jadi Penyebab Man United Kalah

Mourinho Akui Kesalahan Ganti Pemain Jadi Penyebab Man United Kalah

Liga Champions
Persib Sudah Setor Rp 470 Juta selama November 2017

Persib Sudah Setor Rp 470 Juta selama November 2017

Liga Indonesia
Arema FC Pertimbangkan Menggunakan Pelatih Asing

Arema FC Pertimbangkan Menggunakan Pelatih Asing

Liga Indonesia
Persela Akan Tambah Kiper untuk Musim Depan

Persela Akan Tambah Kiper untuk Musim Depan

Liga Indonesia
Emery Sangat Gembira PSG Pecahkan Rekor Gol

Emery Sangat Gembira PSG Pecahkan Rekor Gol

Liga Champions
Trio 'MaCaN' Milik PSG Lebih Produktif dari Real Madrid dan Arsenal

Trio "MaCaN" Milik PSG Lebih Produktif dari Real Madrid dan Arsenal

Liga Lain
Ini Rekomendasi Aji Santoso untuk Manajemen Persela

Ini Rekomendasi Aji Santoso untuk Manajemen Persela

Liga Indonesia
Bima Sakti Terkejut Dengar Kabar Jadi Pelatih Timnas U-19

Bima Sakti Terkejut Dengar Kabar Jadi Pelatih Timnas U-19

Liga Indonesia
Fokus Pemulihan, Agus Indra Belum Pikirkan Tawaran Bermain

Fokus Pemulihan, Agus Indra Belum Pikirkan Tawaran Bermain

Liga Indonesia
Januari, PSG Ingin Boyong Alexis Sanchez

Januari, PSG Ingin Boyong Alexis Sanchez

Liga Lain
Joko Driyono Bicara soal Persegres yang Tunggak Gaji Hanafi

Joko Driyono Bicara soal Persegres yang Tunggak Gaji Hanafi

Liga Indonesia
Inter Akan Pasang Klausul Pelepasan Icardi Rp 1,7 Triliun

Inter Akan Pasang Klausul Pelepasan Icardi Rp 1,7 Triliun

Liga Italia

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM